Home Page

Kamis, 31 Maret 2016

I Am Going Cruelty Free...

Hai semuanya,
Di akhir bulan ini saya balik lagi dengan postingan yang sedikit lebih personal, yaitu tentang topik cruelty free. Kalo kalian follow instagram account saya @rani_wbudiman, beberapa hari yang lalu saya upload post ini.

Yes, sejak postingan itu, saya memutuskan untuk stop membeli produk yang animal testing dimulai dengan makeup dulu, karena makeup adalah produk yang paling banyak saya punya, paling sering saya pakai, dan passion saya. Saya sengaja bikin postingan ini, siapa tau di antara kalian juga ada yang sudah mulai mikir-mikir mau going cruelty free? Yuk, kita bareng-bareng..


Apa itu animal testing dan cruelty free makeup?
Sebelumnya, saya mau bilang kalau saya bukan ahlinya dalam hal ini ya, semua informasi yang saya tulis di sini cuma garis besar dari banyak riset dan tulisan di web tentang topik animal testing yang sudah saya baca. Kalau kalian ingin informasi lebih lengkap dan menyeluruh, silahkan browsing dan kalian bakal menemukan ratusan artikel bagus tentang animal testing, bahkan video-nya juga di youtube. Dan topik yang saya bahas kali ini khusus pada makeup ya, soalnya topik cruelty free itu luas, ada soal lifestyle, makanan, dan fashion. 

Beberapa artikel yang saya baca diantaranya ini:

Secara garis besar, animal testing adalah pengujian suatu produk jadi maupun suatu bahan tertentu pada hewan, sebelum bahan atau produk tersebut digunakan oleh manusia. Beberapa perusahaan kosmetik besar di dunia memang sudah lazim melakukan praktik ini sebelum suatu bahan dimasukkan ke dalam produk maupun uji coba produk jadinya kepada hewan, seperti hair spray, shampo, lotion,dll. Kalau kalian pikir animal testing itu masih proses lucu-lucuan seperti kelinci yang diulas lipstick dan kelihatan cute, kalian salah sangka. Yang sering terjadi, mereka dioles suatu bahan kimia dan produk, atau dipaksa menghirup bahan kimia tertentu untuk melihat reaksi yang ditimbulkan dari bahan kimia tersebut. Dan hewan-hewan ini bisa jadi buta, rontok bulunya, dan bahkan patah tulang. Ini beberapa gambar yang menunjukan hasil kekejaman dari animal testing. hewan-hewan ini pasti kesakitan banget. Kalo kalian mau gambar yang lebih ekstrim, silahkan browsing sendiri ya di web-web anti animal testing.



Animal testing ini oleh sebagian orang dianggap sebagai salah satu bentuk kekejaman terhadap hewan ,karena Seperti manusia, hewan juga bisa merasakan sakit. Dan parahnya dari praktek ini, hewan-hewan tersebut biasanya dibiarkan untuk menderita dan merasa sakit sampai berhari-hari (bahkan berminggu-minggu) untuk keperluan uji coba sebelum akhirnya hewan-hewan tersebut dibunuh atau mati dengan sendirinya. Hewan yang dipakai enggak hanya hewan kecil-kecil seperti tikus ataupun kelinci, tapi juga anjing,kucing, bahkan monyet dan babi. Bayangin hewan peliharaan saya diperlakukan seperti itu?? Saya enggak tega banget. 

Nah, untuk mendapatkan suatu produk kosmetik yang aman digunakan oleh manusia, sebenarnya dapat digunakan berbagai macam metode lain tanpa harus menggunakan hewan sebagai alat uji coba. Banyak kok perusahaan kosmetik yang produk dan bahannya aman untuk dipakai oleh manusia tanpa melalui proses `animal testing`. Nah perusahaan yang tidak melakukan praktik `animal testing` ini yang produknya disebut dengan cruelty free.

Jadi secara singkatnya, cruelty free cosmetics adalah produk-produk kosmetik yang tidak melakukan kekejaman terhadap hewan yang pada proses pembuatannya tidak melakukan praktik animal testing, baik pengujian produk jadinya maupun pengujian bahan-bahan yang digunakannya. 

Jadi kalo kita para konsumen biasanya bilang `saya cruelty free`, itu artinya dia enggak membeli dan pakai produk yang perusahaannya masih melakukan praktik animal testing. Cukup jelas kan? kalo belum silahkan browsing, hihi.


Kenapa saya akhirnya memutuskan untuk hanya memakai cruelty free makeup?
Memutuskan hanya menggunakan produk-produk makeup yang cruelty free bukan jadi keputusan yang mudah untuk saya, jadi bukan keputusan yang dalam semalam bisa saya ambil. Saya  cukup lama berfikir dan melakukan riset lewat banyak tulisan di web, dan video para beauty vlogger yang juga sudah lebih dahulu memutuskan cruelty free.

Pertanyaan yang paling sering muncul di kepala saya setelah banyak membaca tentang animal testing adalah, Apakah saya layak ikut andil memperlakukan dengan kejam  hewan-hewan yang juga bisa merasakan sakit ini hanya untuk membuat saya terlihat cantik? Tentu saja hati dan kepala saya jawab `tidak`.  Saya enggak bisa lagi enjoy dan having fun pakai benda warna-warni itu di wajah saya, ketika saya sudah tau ada proses yang kurang manusiawi dibelakangnya. Sampai akhirnya saya memutuskan `Ok, saya akan stop membeli produk kosmetik yang masih melakukan praktik animal testing, masih banyak merk kosmetik lain di pasaran yang bisa dibeli dan dipakai yang diproduksi dengan aman dan manusiawi`.

Mungkin bagi sebagian orang praktik animal testing adalah hal sepele, dan sama sekali enggak mengganggu pemikiran mereka, dan itu enggak salah. Karena setiap orang memiliki pola pemahaman dan pikiran masing-masing. Tapi buat saya, animal testing adalah sesuatu yang harus ditolak dan dihentikan, apalagi cuma untuk sekedar kosmetik. Saya selalu ingin dunia ini menjadi lebih manusiawi dan layak, jadi saya berusaha untuk ikut andil walaupun dari hal yang sesepele mungkin. Salah satu yang bisa saya lakukan adalah enggak membeli dan memakai produk dari perusahaan yang masih melakukan praktik animal testing, ya walaupun saya tahu tanpa saya beli produknya pun, perusahaan sebesar itu juga masih meraup untung milyaran. 

Apa yang saya lakukan ketika memutuskan untuk menjadi cruelty free?
Hal pertama yang saya lakukan setelah memutuskan menjadi cruelty free (makeup) people pastinya adalah enggak lagi beli merk-merk makeup yang masih animal testing. Terus gimana dengan makeup animal testing yang terlanjur saya punya di rumah? Well, Menjadi cruelty free adalah sebuah proses juga, sekarang bisa dibilang saya masih dalam masa transisi. Karena saya enggak beli lagi produk animal testing Goal saya sampai akhir tahun saya benar-benar 100 %  hanya memakai cruelty  free makeup. Untuk sekarang  saya enggak membuang semua makeup saya yang animal testing, tapi saya pisahin di box khusus, kalo ada beberapa yang kira-kira enggak sanggup saya habisin cepet-cepet bakal saya taroh di blogsale. Jadi mungkin dua bulan kedepan ini, saya cuma bakal pakai makeup yang ada di box itu. jadi nanti kalau yang di box itu habis, makeup saya nanti bakal 100% cruelty free. Yaay.  

Memang sih kalo ngelihat para beauty vlogger ketika memutuskan menjadi cruelty free people, banyak yang langsung ekstrim ngebuangin makeup-makeup animal testingnya, dan belanja banyak makeup yang cruelty free sekaligus buat ngegantiin makeup yang dibuang tadi. Wah, kalo saya secara finansial jujur saya enggak mampu kalo harus ekstrim ngebuangin makeup, hihi. Jadi pelan-pelan aja, asal goal-nya tercapai. 

 Waktu saya misah-misahin produk ke box, saya baru nyadar kalo hampir semua face produk favorit saya ternyata merk animal testing, huaaaa... *nangis di pojokan*. BB cream favorit saya mer Po***, CC cream favorit saya merk M** F****r, dan all time favorite foundie saya R****n dan Co*** G***.  Lalu juga  belum ada yang ngalahin dari segi harga dan performa mascaranya Ma*******e, Naah, pe-er banget ini cari gantinya, huhu.

Terus kalau memutuskan cruelty free, cuma bisa pakai merk makeup yang itu-itu aja donk?

Enggak!, Tadinya sih saya pikir gitu, kalo saya memutuskan hanya memakai produk cruelty free, pilihan produk yang bisa saya pakai cuma sedikit. Ternyata saya salah, selain saya bisa pakai brand Indonesia yang berlabel halal (karena salah satu unsur halal adalah tidak mengandung bahan yang didapat dengan cara menyiksa hewan) brand cruelty free sekarang baik drugstore maupun high-end sudah banyaaaak banget pilihannya. Dan ada beberapa brand populer yang sudah gampang ditemuin di olshop Indonesia ternyata Cruelty Free, yaay... ini beberapa list merk makeup cruelty free yang sudah cukup terkenal di Indonesia:

-Anastasia Beverly Hills
-Ardell
-Becca
-BH Cosmetics
-Bite
-Cargo
-Charlote Thilbury
-City Color
-Colourpop
-Cover FX
-Dose of Color
-Duwop
-Ecotools
-E.L.F
-Essence
-Everyday Minerals
-Eyeko
-Face Atelier
-Flower
-Gosh
-Hard Candy
-Hourglass
-Illamasqua
-It Cosmetics
-Jane Irdale
-Josie Maran
-Jordana
-Kat Von D
-Koh Gen Do
-L.A.Girl (Beauty 21)
-Makeup Geek
-Milani
-MUA
-NYX
-OCC
-Ofra Cosmetics
-Physicias Formula
-PIXI
-Real Techniques
-Rouge Bunny Rouge
-Silk Natural
-Sonia Kashuk
-Sugarpill
-TheBalm
-Too Faced
-Wet n Wild
-Zoeva

Beberapa brand Indonesia yang saya tahu cruelty free, silahkan di infokan ya kalau mungkin kalian tahu merk lokal lain yang cruelty free:
-Mineral Botanica
-Sariayu
-Mustika Ratu
-Wardah

Nah, cukup banyak kan pilihannya.
Jadi, mulai hari ini dan seterusnya, insyaallah blog saya cuma membahas cruelty free makeup ya. Pelan-pelan nanti saya enggak cuma makeup cruelty free aja, tapi juga skincare dan bodycare juga. Let`s make the world better!!


Makasih sudah mampir sini,
Have a nice day.

Minggu, 20 Maret 2016

Beauty tips : Cara Paling Cepat,Mudah, dan Murah Mencuci Kuas Makeup

Adakah di antara kalian yang suka banget bermakeup, tapi males dan ogah-ogahan  sama yang namanya rutinitas nyuci brush? *tunjuk tangan*. Jujur saya itu termasuk pemalas banget-banget sama yang namanya kegiatan nyuci kuas, padahal kuas yang bersih itu wajib banget kalo mau dipakai bermakeup. Kuas yang kotor dan jarang dicuci itu pasti jadi rumah buat bakteri dan kuman, belum lagi kalo kita nyimpennya di tempat terbuka, bakal campur dengan debu-debu. Kalo nyimpennya di tempat tertutup, pasti jadi tempat potensial juga buat jamur tumbuh. Bayangin aja kalo brush-brush kotor itu dipake buat kita makeup, big no banget kan, Jerawat pasti rajin muncul di wajah cuma gara-gara memakai kuas kotor tadi. 

Dulu sebelum nemu cara praktis ini, saya itu belum tentu sampai 3 minggu nyuci kuas-kuas makeup,haha..jangan ditiru. Soalnya kalo mau nyuci kuas itu ribet banget, mesti nyiapin air hangat di mangkok, brush cleanser, towel, dan harus ganti bolak-balik itu air yang di mangkok sampe kuas-kuasnya bener-bener bersih. Belum lagi ngucek *eh?* bulu-bulu kuasnya sampe bener-bener bersih, bikin boros brush cleanser banget. Setelah nyuci juga harus, beres-beresin meja yang kecipratan air, nyuci mangkok tadi juga, pokoknya ribet banget deh. Sudah nyobain juga bersihin kuas  pakai brush cleanser yang di semprot dari botol sparay gitu, emang cepet sih, tapi boros cleanser banget, dan harga brush cleanser yang di spray itu lumayan mahal. Sampai akhirnya enggak sengaja saya nemu cara ini di youtube, waktu cari tutorial nyuci air puff-nya cushion yang sulit dibersihin itu. Ini cara nyuci kuas yang paling praktis, cepat, dan murah yang pernah saya coba, benda yang dibutuhin cuma ini:

Yup, bar soap alias sabun batangan. Kalian boleh pakai bar soap apa aja, hasilnya sama aja. Kalo saya sih prefer yang ada anti bakteri/kumannya gitu. Enggak perlu lagi, mangkok, air hangat, towel, dll. Cukup bar soap dan air tentunya ya. Airnya yang mengalir ya, jadi nyucinya langsung di wastafel gitu, Berikut step-stepnya:

1. Basahin bar soap dengan air yang mengalir (di wastafel) 

2. Gosok-gosokin kuas,spons, atau air puff kalian di atas bar soap tadi. Air masih harus mengalir ya, tapi kecil aja airnya.

3. Setelah digosok-gosok bentar di atas sabun, kalian bakal lihat itu kotoran, sisa-sisa foundie, bedak, blush yang ada di kuas bakal luruh. Jangan lupa diperas, dan digosok-gosok lagi di atas sabun (diulang prosesnya) sampai busa dan kuasnya bersih dan putih. Proses bikin bersih ini cepet banget, satu brush enggak sampai 1 menit udah kinclong kalo digosok-gosok diatas bar soap tadi.
4. Setelah selesai, tinggal dikeringkan diatas tissue yang ditumpuk. Selesai deh, tinggal tunggu kering aja.

selesai deh,

Kalian yang belum pernah coba cara ini, coba deh.. dan rasain cepet dan praktisnya nyuci brush. Sekarang sih saya hampir tiap minggu enggak pernah absen nyuci kuas, karena emang cepet, praktis dan hemat banget enggak perlu beli-beli brush cleanser sampai puluhan ribu . Harga bar soap 2500-10.000 rupiah saja  dan bisa dipakai untuk beberapa kali nyuci kuas, tergantung kalian pilih merk bar soap apa. Oh iya, plus-nya lagi sama cara ini adalah, karena kita enggak perlu rendam-rendam kuas di air hangat, jadi meminimalisir kemungkinan gagang kuas lem-nya copot, karena keseringan direndam air hangat. 

Makasih sudah mampir sini,
have a nice day.
xoxo

Rabu, 16 Maret 2016

2016 Makeup Wishlist

Oh hai,
Seperti biasa saya selalu punya postingan makeup wishlist di tiap tahunnya, ya walaupun dalam kenyataannya malah sering jajan barang-barang yang diluar wishlist,haha. Tapi tahun ini saya berusaha ketat banget pilihin barang-barang yang mau dibeli, berusaha supaya enggak banyak jajan karena hasil lapar mata. Nah di wishlist tahun ini, Sebelum bikin daftarnya saya bener-bener tanya ke diri sendiri `sedang butuh apa?`. Karena memang ada beberapa barang yang sedang saya perluin, daripada beli banyak-banyak barang lain yang nanti enggak kepakai juga. Setelah browsing sana-sini dan nentuin pilihan, akhirnya saya bikin list barang-barang yang pengen banget saya punya di tahun ini, dan ini mereka :


1. Morphe Brushes Eyeshadow Palette 35N

  Brand yang satu ini mulai dari pertengahan tahun kemaren memang lagi naik daun. Soalnya semua bilang kualitasnya bagus banget. Walaupun banyak brand yang juga punya jenis palette setipe dengan Morphe Brushes ini, seperti coastal scents dan BHcosmetics, tapi Morphe Brushes kualitasnya katanya jauh lebih bagus dari merk-merk itu. Nah setelah ubek-ubek youtube dan beauty blog, pilihan saya jatuh ke 35N ini. Kenapa? karena semua pilihan warnanya matte. Memang saya lebih sering (atau selalu malah) pakai warna-warna matte buat eyeshadow, dan hampir enggak pernah lagi pakai yang finishnya shimmery atau satin. Jadi daripada buang-buang uang buat beli palette yang finish-nya mix, tapi yang kepakai cuma yang matte aja, mending bei palette yang all matte macem gini. Saya juga sedang butuh eyeshadow palette, karena sedang enggak punya palette di meja rias. Eyeshadow palette di meja rias udah pada di blogsale, ya karena rata-rata eyeshadow palette kan lebih banyak warna shimmer atau satin-nya, jadi banyak gak kepakai-nya. Makanya dengan Morphe bruses ini saya pengen banget punya karena semua warnanya matte. Tapi harganya lumayan bikin pikir-pikir..hihi, di kisaran 400 ribu rupiah.

2. TheBalm in TheBalm of Your Hand
Kalau kemaren kalian ngikutin blog saya, mungkin pada tau kalo saya sempet ngadain blogsale kilat beberapa kali. Saya emang sedang ngurangin koleksi makeup saya dan nyisain yang bener-bener kepake. Terutama cheek product. Koleksi cheek product saya kemaren itu sempat macam gini:
Nah padahal untuk per-pipi an, produk yang paling sering saya pakai itu cuma blush-blushnya the balm. Soalnya saya memang suka banget dengan warna, kualitas dan staying powernya. Makanya waktu TheBalm ngeluarin palette holiday season ini, saya langsung mutusin buat masukin palette ini di wishlist. Dalam satu palette saya bisa dapet 5 produk buat pipi, 1 lip & cheek cream, 1 lipstick, dan 4 eyeshadow. Jadi palette ini worth to buy banget buat yang pengen punya banyak produknya TheBalm, tanpa harus beli produk satuannya. Ukurannya juga enggak segede ukuran satuannya, jadi enggak perlu takut sulit ngabisinnya.

3. Coastal Scents Smokey Brush Set

Saya juga sedang butuh eye brushes, tapi eye brushes yang ukuran gagangnya pendek. Eye brushes yang saya punya hampir semuanya gagangnya panjang-panjang, dan menurut saya kurang handy aja, soalnya kalo dandan saya biasanya pakai kaca tangan yang di pegang, jadi kalo pake eye brushes yang panjang-panjang suka tabrak-tabrakan gitu gagang brushnya dengan kaca. Padahal kalo ngerjain eye makeup kan butuh detil, dan kaca harus deket. makanya saya hunting eye brushes yang gagangnya pendek-pendek. Dan pilihan saya jatuh ke Coastal Scents Smokey brush set ini. Dari review yang saya baca, set kuas ini gagangnya enggak terlalu panjang, isinya ada 5 jenis kuas yang udah cukup untuk meng-create makeup look, dan sudah ada pouch-nya juga. 

4. ELF Mad for Matte eyeshadow Palette
Souce pict : lush4blush.com/2015/07/27/elf-cosmetics-mad-for-matte-palette-review/
Ini juga eyehadow Matte lagi yang jadi wishlist saya. Kalo Morphe diatas emang rada mahal, makanya saya punya wishlist eyeshadow palette yang harganya enggak sampai 200 ribu. Eyeshadow palette ini juga sempet jadi hits di kalangan beauty vloggers. Walaupun katanya kualitas formulanya mix gitu, tapi warna-warnanya super cantik-cantik banget. Dan saya juga jatuh cinta sama warna-warna di palette ini. 

5. Milani Stay Put Brow Color

Hampir setiap hari kalo menggambar alis saya selalu pakai NYX tame & frame eyebrow pomade, soalnya saya emang suka banget sih sama pomade model gini. Gampang banget buat gambar alis. Nah akhir tahun kemaren, Milani juga ngeluarin produk semacam brow pomade juga. Dan dari pengalaman saya nyoba eye product-nya Milani, enggak ada yang mengecewakan. Semua bilang bagus, termasuk brow pomade-nya ini. Banyak yang bilang Milani ini dupe paling miripnya  brow pomade Anastasia, dengan harga yang jauh lebih murah. Berhubung stok NYX semakin menipis, saya mau nyoba si Milani ini aja.

6. Rimmel Kate Sculpting & Highlighting Kits

Kalo tahun kemaren kan tahunnya matte lipstick, tahun ini sih katanya tahunnya contour kit. Di awal tahun, banyak brand high-end dan drugstore berlomba-lomba ngeluarin produk contour ,sculpting,maupun highlighting kit. Salah satunya brand Rimmel ini. Dari banyak produk sculpting kit brand drugstore yang baru-baru itu, saya paling tertarik dengan Rimmel palette sclupting ini. Pertama sih karena harganya murah, kedua kemasannya cantik banget. Bronzy Gold ala-ala kemasan high-end gitu.

7. Sleek highlighting palette Solstice

Ini palette jadi idaman saya banget-banget sebulan ini. Tapi saya enggak nemu stok-nya dimana-mana. Olshop IG udah saya ubek-ubek, semua pada sold. Gimana enggak prngen sampe segitunya, lihat aja di pict itu, palette hilighter ini cantiknya luar biasa. Selain warna highlighternya yang unik, kemasannya juga mewah banget. Kalo kalian lihat palette ini ada stok dimana gitu, bisa diinfokan ke saya dong ya.

Sepertinya itu aja deh makeup wishlist saya tahun 2016 ini. Enggak banyak, dan semoga saya nanti jajan makeupnya enggak jauh-jauh dari wishlist ini.

Ada yang jadi wishlist kalian juga?
Makasih udah mampir sini
Have a nice day


Jumat, 11 Maret 2016

ELF Studio Contour Palette Review

Belakangan ini saya lagi hobi banget menambahkan rutinitas contour dan highlight di makeup routine saya, tapi contour ringan aja sih. Soalnya menurut saya kalau dengan nambahain contour dan highlight, wajah memang kelihatan jadi lebih berdimensi. Nah problem saya dulu-dulu kenapa jarang banget ngelakuin contour ke wajah adalah karena belum nemu warna contour kit yang pas banget di kulit yang hasilnya enggak kelihatan fake. Contour kit sebelum-sebelumnya yang saya coba biasanya warnanya terlalu kemerahan, atau kalo gak gitu  hasilnya di pipi saya malah kotor banget. Soalnya saya enggak punya kulit yang mulus sih ya, jadi bener-bener tricky buat biasa pakai contour kit atau highlighter supaya hasilnya kelihatan pas di wajah. Banyak brand sudah saya coba, sampai  akhirnya saya nemu ELF Contour Palette ini.

Saya beli ELF Contour Palette ini emang niat banget sih sebenernya. Sebelum mutusin beli, saya nonton banyak banget video review produk ini, dan 95% bilang produk ini bagus dan wajib banget buat dipunya. Saya pun langsung ubek-ubek olshop di instagram buat cari produk ini yang ready stock. Akhirnya nemu di Makeuppuccino dengan harga 130 ribu rupiah.


Palette ini kemasannya cukup sleek, dalam kemasan hitam dove dan kaca di bagian dalam yang cukup besar. kemasannya persis sama dengan beberapa palette ELF lain, seperti blush palete, bronzer palette, dan foundation palette. Nah serunya, tiap warna di palette ini itu bisa di bongkar pasang, jadi kalo punya palette-palette ELF yang lain, warnanya bisa di mix match sesuai keinginan.


Contour Palette ini dalam Satu wadah berisi 4 warna dengan fungsi berbeda, yaitu contour, bronzer, brightener dan highlighter. Tekstur produknya sendiri walaupun sedikit powdery, tapi teksturnya halus dan buttery, gampang dibaurkan, dan yang paling penting pigmentasinya pas. Saya enggak suka banget produk contour yang terlalu pigmented, karena ngblend-nya bakal butuh ekstra usaha. Tapi ELF ini pas, warnanya bisa keluar, tapi enggak terlalu over. Jadi hasilnya di wajah bisa natural banget.


Highlighter ( kiri atas): Warna highlighter ini warnanya putih krem  dengan micro shimmer. Jadi enggak sprakly maupun shimmery. Kalau di pipi hasilnya pas banget buat bikin efek glowy tapi enggak bikin wajah seperti disco ball yang berkilauan shimmer gitu. Highlighter di palette ini cocok banget buat yang suka efek glow tapi enggak terlalu intens berlebihan gitu. Dipakai siang hari juga cocok-cocok aja.Minusnya? teksturnya buat bagian highlighter ini sedikit chalky dibanding warna lain di palette ini.

Brightener (kanan atas): salah satu poin plus nya ELF contour palette  kalau dibanding contour kit lain adalah si banana powder ini, yang fungsinya buat dipakai brightening under eye area dan untuk setting concealer. Powder ini matte dengan warna kekuningan .Teksturnya juga halus, jadi kalau dipakai di bawah area mata hasilnya enggak cakey. 

Bronzer (kiri bawah): Warna di bagian ini adalah matte tan kecoklatan, dengan warm undertone. Warna ini digunakan untuk nge-bronze beberapa bagian wajah untuk efek memberi efek tan.  

Contour (kanan bawah): Warna medium brown dengan cool undertone yang pas. Enggak terlalu cool sampe bikin wajah terkesan kotor, dan enggak ada tone merah-nya. Dari banyak warna contour kit yang pernah saya coba, warna ini yang paling pas buat skintone saya.


swatches:

Ini di wajah saya, dengan soft contour di bagian hidung, highlighter di center hidung, tulang pipi dan dahi, brightener di under eye area, dan bronzer di garis-garis rambut.


Overall saya puas banget dengan ELF contour palette ini. Akhirnya saya nemu contour kit yang pas di saya. Selain harganya cukup terjangkau, formula produknya juga bagus. Yang paling penting adalah, dari keempat warna yang tersedia di palette ini, semuanya saya suka dan kepakai. Jadi sama sekali enggak nyesel belinya. Saya suka warna contournya yang enggak kemerahan, suka dengan warna banana powdernya untuk setting under eye area,highlighternya juga pas glow-nya. Ah,pokoknya suka bangeet. 

Tertarik buat coba?
Makasih udah mampir sini,
Have a nice day...

Jumat, 04 Maret 2016

Friday's Picks : 5 Rekomendasi Produk Beauty Favorit yang Tersedia di Sociolla.com

Oh haaai,
Udah bulan maret aja nih ya, udah awal bulan juga. Mungkin diantara kalian yang baru aja gajian berencana buat belanja-belanja beauty product? postingan saya hari ini mungkin bisa jadi rekomendasi buat kalian tentang produk yang mau dibeli.

Oh ya, selama saya blogging, salah satu pertanyaan yang paling sering ditanya oleh para readers saya adalah 'Kak, beli ini di olshop mana? beli itu di olshop mana?'. Yup, hampir tiap saya posting review produk western atau korea selalu ada yang comment atau email pertanyaan ini. Nah di postingan kali ini, temen-temen enggak usah bingung-bingung buat beli produknya dimana. Karena semuanya available di sociolla.com. Udah familiar dengan Sociolla kan pastinya? webstore yang di dalamnya tersedia puluhan produk kecantikan mulai dari merk kosmetik Indonesia,merk-merk drugstore dan high end, maupun merk kosmetik Korea juga ada di sini. Jadi cukup lengkap pilihannya. 
Nah karena mulai bulan Maret ini saya sedang partnership dengan Sociolla.com, jadi buat para beloved readers blog  ini yang mau belanja di sociolla bisa pakai kode voucher `RANI50` buat dapetin potongan harga 50 ribu rupiah untuk minimum pembelian 200 ribu. Lumayan banget kan?.
Dan dibawah ini list beberapa produk favorit saya yang bisa kalian beli di sociolla.com. Apa aja itu? ini dia


1. Emina City chic CC cake powder

Saya baru aja beberapa minggu ini (atau sebulan mungkin ya) nyobain powder dari Emina ini, dan saya suka bangeet..bangeeet. Sejak punya bedak emina ini, saya jadi jarang bawa-bawa bedak lain di pouch. Teksturnya super halus dan finelly milled banget, sangat blendable dan nempel bagus di wajah. Kalau di pakai touch-up enggak cakey, ringan di wajah tapi coverage-nya bagus. Brand Emina ini adalah sister brand-nya Wardah dan Make Over, jadi di produksi company yang sama. Emina ini termasuk brand baru, mungkin baru setahun launchingnya. Biasanya kalau brand baru gini, lumayan susah buat ngedapetinnya, karena belum lengkap tersedia di toko-toko kosmetik dan di departemen store kota kecil. Tapi untung banget brand ini available di Sociolla.com, jadi buat yang penasaran buat nyobain tapi enggak nemu konter Emina di kotanya bisa order dari sociolla .com

2.Bioderma Sensibio H20

Micellar Water yang satu ini adalah salah satu produk yang kondang seantero jagat raya, dan banyak disuka para beauty enthusiast, termasuk saya. Saya suka dengan performanya yang ampuh buat angkat makeup, tapi gentle banget dan enggak bikin wajah kering. Karena menurut saya harganya cukup mahal, saya enggak pakai bioderma ini tiap hari. Cuma hari-hari tertentu aja kalo lagi capek banget dan super males buat double cleansing. Untungnya walaupun cuma bersihin wajah pakai bioderma ini, tanpa step cleansing selanjutnya, wajah saya enggak pernah muncul jerawat setelahnya. makanya saya suka, andalan buat super lazy day routine. Di sociolla.com, bioderma yang 250ml dijual dengan harga 219 ribu rupiah, tapi kalau order pakai kode voucher diatas kan lumayan cuma bayar sekitar 160 ribuan.



3.Wet n Wild For my Primas Takes-on The Day Eyeshadow Primer.

Eyeshadow primer adalah salah satu elemen penting dalam makeup mata. Sudah jadi must have item saya kalau mau warna eyeshadow lebih pigmented dan vibrant, plus bikin eyeshadow awet seharian enggak pudar atau bolong-bolong. Eyeshadow primer favorit saya selama bertahun-tahun adalah Urban Decay eyeshadow Primer Potion (UDPP) yang harganya cukup menguras kantong itu. Belakangan saya nemuin Eyeshadow primer dari brand drugstore yang performanya enggak kalah dengan UDPP, bahkan lebih bagus malah. Yup, si wet n wild Fergie For my Primas ini. Eyeshadow primer ini sangat blendable, dan ampuh bikin eyeshadow awet dan enggak meleleh meski keringetan. Eyeshadow primer ini juga banyak banget di rave para beauty gurus. Jadi buat kalian yang sedang cari eyeshadow primer dengan harga terjangkau, tapi performanya `wow`, saya ngerekomendasiin banget nyoba Wet n wild ini.

4.Wet n Wild Coloricon Eyeshadow Collection `Comfort Zone`

Eyeshadow palette warna-warna neutral beberapa tahun belakangan memang enggak ada matinya, dan hampir setiap brand baik high-end maupun drugstore ngeluarin palette eyeshadow dengan tema warna neutral,nude,maupun smokey. Jauh sebelum saya nyoba palette-palette eyeshadow warna neutral dari berbagai brand itu, saya punya old time favorite palette dari brand Wet n Wild ini, yaitu comfort zone. Kualitasnya enggak perlu diragukan lagi, sangat bisa dibandingkan dengan palette high-end. Very pigmented, smooth, buttery, blendable, dan awet. Pilihan warnanya dalam satu palette juga warna-warna natural. Mulai shade yang terang sampai gelap semua wearable dan biasa meng-create berbagai day to night look.

5.Laneige water Sleeping pack Ex

Sleeping pack ini jadi salah satu produk favorit saya di list sini. Saking favoritnya saya sampai serakah punya 2 jar, haha. Padahal saya cuma pakai 2-3 kali seminggu aja. Yang saya suka dari sleeping mask ini, ampuh banget bikin wajah enggak kusam,  bikin wajah lebih lembab dan wajah saya jadi less oily, makeup jadi nempel bagus tanpa harus sering touch up. Di Sociolla, sleeping mask ini dijual lebih murah dari harga counter, tapi sedang enggak ada stok-nya. Moga-moga cepat restock, supaya kalian yang penasaran bisa nyobain.

Nah itu dia 5 produk favorit rekomendasi saya yang bisa kalian beli di sociolla.com. Buat yang udah mau belanja, langsung cuss klik gambar di bawah ini. Jangan lupa kode vouchernya `RANI50` dimasukin ya.


Happy Shopping and Have a nice day.
xoxo.