Home Page

Rabu, 26 Agustus 2015

LA Girl Flat Finish Matte Pigment Gloss Review :Dreamy,Playfull,Fantasy

Dari beberapa barang di makeup haul saya yang di sini, saya paling penasaran buat cobain LA girl Flat Matte Pigment Gloss ini. Mungkin dari kalian juga ya? soalnya beberapa dari kalian banyak yang request review LA girl matte ini versi saya, hoho. Setelah dicoba 1-2 minggu dengan berbagai macam trial and eror pengaplikasian, akhirnya reviewnya muncul juga hari ini. Matte lipstick memang masih hits, dan kayanya bakal terus hits karena makin banyak aja brand-brand lain yang ngeluarin matte lipstick sejenis ini.

LA girl ini harganya saya beli dengan harga cukup murah, 57 ribu rupiah saja di lapak mooi. Kalo ada yang tanya mooi itu dimana, gimana cara belinya, silahkan baca post saya di sini (klik). Tapi harga itu kalo gak salah saya ordernya waktu harga diskon atau harga khusus gitu ya, gak semua seller jual dengan harga segitu, biasanya sih rata-rata dijual 65-85 ribuan, jadi jangan disamain sama harga yang saya beli ya, karena anggep aja saya lagi beruntung.


Playfull-fantasy-dreamy
Waktu pertama kali mau order, saya bingung buat nentuin warnanya, soalnya pilihannya cukup banyak. ada 16 warna, dan waktu lihat swatchnya di bibir juga bagus-bagus banget. Akhirnya saya mutusin beli 3 shade yang kira-kira bakal saya suka, yaitu playfull, dreamy, dan fantasy.

Dreamy: Medium brown nude yang agak-agak pink juga sih. Ini shade favorit saya dari ketiganya. Nude lipstick gak ada matinya memang.


Playfull : Bright pink with cool undertone, di beberapa skintone mungkin terlalu bright, di kulit saya pun begitu. Agak-agak neon, tapi masih wearable. Tapi ini jenis warna yang cuma bisa dipakai kalau keseluruhan dandanan wajah juga well polished,  kalo cuma dipakai sendiri pasti bakal aneh hasilnya.


Fantasy : coral pink. Waktu pertama kali dateng dan swatch di bibir saya agak kaget sama shade ini. Kok beda jauh sama swatch yang saya lihat, warnanya gak secoklat yang di swatch, lebih ke coral pink, Mirip just peachy-nya Wet n Wild.

Swatches:
Atas - bawah: sebelum kering-sesudah kering , kelihatan kan kalo shade fantasy teksturnya paling menghumpal dan susah di ratain.



Kemasan


LA girl lip pigment ini dikemas di kemasan tube lipgloss paduan warna hitam dan transparant, yang bikin kita sangat mudah melihat warna produknya dari luar. Waktu pertama kali si matte gloss ini dateng, saya lumayan kaget soalnya kemasannya gendut banget. Yang di bayangan saya sih seperti NYX smlc atau MUA luxe velvet gitu, tapi kemasannya lebih besar, jadi kalau mau d bawa di pouch (apalagi lebih dari 2 warna bawanya) cukup makan tempat ya. Aplikatornya sejenis aplikator lipgloss yang rata di dua sisi, bukan yang diagonal seperti aplikator lipgloss pada umumnya. Sayangnya spons aplikatornya menurut saya terlalu tipis, jadi waktu pengaplikasian kurang begitu bisa ngeratain produknya dengan cepat.


Formula:
Saya udah harap-harap cemas aja begitu mau cobain LA girl ini, parno kalo teksturnya seperti MUA luxe Velvet. Ternyata enggak loh, MUA ini cukup smooth, lebih mudah diratain, teksturnya juga gak terlalu menggumpal, kalo pertama kali di oles rasanya mirip-mirip seperti NYX smlc. 
Sepertinya hampir semua liquid lipstick/matte lipstick problemnya sama deh. Makin muda warnanya, formulanya makin streaky dan susah untuk diratain. LA Girl ini juga gitu. Saya punya 3 Warna,shade Fantasy yang menurut saya paling streaky dan susah diratain, karena warnanya paling muda. Tapi dua yang lainnya cukup smooth dan mudah untuk diaplikasikan.

Pertama kali dioles ke bibir, LA girl ini sedikit basah dan berkilau,waktu masih tekstur basah gini, harus cepet diratainnya supaya nanti hasilnya gak menggumpal, soalnya dari pengalaman saya pakai, LA Girl ini cepet banget keringnya. Gak sampe 30 detik sudah berubah jadi kering, matte, kissproof dan smudgeproof, jadi kalo belum rata waktu kering, harus ngulang pemakaian dari awal. 

Walaupun hasil akhirnya super matte, tapi rasanya cukup nyaman kok di bibir, ringan, enggak terasa kering yang gimana gitu. Shade dreamy yang menurut saya paling nyaman dan gak ada rasa lengket-lengket kalo bibir dikatup, dua shade lainnya sayangnya mash terasa sedikit lengket. 


Aroma:
 Bisa dibilang LA Girl ini scentless kalau udah di bibir. Kalau dicium langsung di kemasannya sih ada aroma semacam aroma latex, tapi pas udah di bibir gak ada aromanya sama sekali yang kecium. 


Pigmentasi:
Very Pigmented, terutama shade dreamy dan playfull. Enggak perlu berulang-ulang atau numpuk-numpuk olesnya buat nutupin warna asli bibir dan dapet warna seperti di wadah. 1-2 kali oles aja sudah cukup. Shade Fantasy walaupun secara tekstur lebih streaky, tapi pigmentasinya juga cukup bagus, masih opaque dan mudah menutup warna asli bibir saya yang pigmented. 

Staying power:
LA girl ini staying powernya cukup bagus, bisa tahan cukup lama 5-7 jam kalau tanpa makan berat. Kalau cuma untuk ngemil-ngemil cantik (eeeh..) atau minum-minum aja, semua shade yang saya coba masih bisa stay dalam jangka waktu cukup lama di bibir. Tapi kalo kalian berencana buat makan berat apalagi yang berminyak-minyak, saya saranin buat bawa lipsticknya di pouch ya buat touch up, soalnya di area tengah (khususnya di bibir bawah) pasti bakal hilang ditelan makanan, haha. Jadi langsung perlu touch-up.



Overall, 
Dari beberapa liquid matte lipstick yang sudah saya coba, menurut saya LA Girl ini yang paling lumayan,teksturnya smooth buat dioles, pigmented dan lebih gampang rata dibanding beberapa liquid lipstick lain. Staying powernya bagus, kissproof, dan smudgeproof.. Minusnya sih kalian harus pinter-pinter milih warna, gak semua warna punya tekstur yang bagus. Dari ketiga warna yang saya punya, cuma dreamy yang bikin saya jatuh cinta, sisanya sih biasa aja, hehe.


Tertarik buat coba?
Makasih sudah mampir sini
kindly follow my instagram acc : @rani_wbudiman
Have a nice day
xoxo

Rabu, 19 Agustus 2015

GloInc Lickstick & Eye Need You (3in1 eyebalm) Review

Oh haloo, hari ini saya balik lagi dengan review produk dari brand Gloinc. Kebetulan beberapa waktu lalu, Gloinc mengirimkan beberapa produknya buat saya coba. Kalau kalian belum familiar dengan brand Gloinc, brand ini adalah brand asli Indonesia, yaitu merk kosmetik homemade yang ingredientsnya terdiri dari bahan-bahan natural. 

Ngomongin soal produk homemade natural, belakangan saya memang memang sedang beralih skincare ke produk-produk yang natural, organic, ataupun skincare dengan bahan-bahan yang tanpa pewangi dan pewarna. Jadi memang lagi suka berburu berbagai macam organic oils, Seperti argan oil, castor oil, rosehip oil,Aloe Vera gel, candlenut oil, shea butter, dan semacamnya. Kalo mendengar bahan-bahan diatas kalian pasti sudah gak asing kan dengan manfaatnya, atau kalau kalian belum tau, kalian bisa googling benefit dari bahan-bahan di atas. Kalo saya jelasin disini satu-satu pasti bakal puanjang banget, haha. 

Memakai bahan-bahan natural untuk wajah ,otomatis meminimalisir pemakaian bahan-bahan kimia juga kan, yang dioleskan ke wajah cuma bahan-bahan yang bermanfaat, dan berasa lebih aman aja sih. Tapi soal pengaplikasian memang sedikit ribet, harus nyampur-nyampur gitu. Apalagi kalo mau manfaat dari beberapa bahan sekaligus. Jadi misalnya kalo buat rambut saya biasanya nyampur castor oil dengan candlenut oil dan rosehip oil, terus buat bibir biasanya saya nyampur shea butter dengan argan oil, buat wajah juga beda lagi, dan itu nge-mix nya pada saat pengaplikasian, jadi saya gak nyampur-nyampur bahan di wadah terus disimpen untuk jangka waktu lama, dan itu lumayan cukup ribet. Jadi pas  pertama kali produk Gloinc ini dateng dan baca ingredients-nya saya langsung excited banget, karena ada beberapa bahan-bahan yang biasanya saya pakai dengan cara di campur-campur itu, Tapi ini sudah dikemas dalam kemasan pot dan stick yang mini, jadi lebih praktis buat pengaplikasiannya, bisa dibawa kemana-mana namun tetap terbuat dari bahan yang natural. 

Saat ini Gloinc punya dua jenis produk, yaitu lickstick (sejenis lipbalm) dan eye need you (produk 3in1  untuk area mata), yang kebetulan dua-duanya dikirim ke saya buat dicoba. 



Lickstick

Harga : 45rb
Isi produk : 4.5gr
Pilihan aroma: Banana, Cotton Candy, Bubble Gum, Strawberry

Benefit:
- Minimize fine lines on lips
- Bring back your lips natural color
- Make your lips smooth and soft
- it tastes sweet and smells good
- heal cracked and chapped lips
- good as base for putting matte lipstick
- no tacky or waxy feeling


ingredients:
coconut oil, beeswax, argan oil, sweet almond oil, avocado oil, vit E, flavour


Namanya unik ya, `Lickstick`. Lickstick ini sejenis lipbalm yang `lickable` karena memang ada sedikit rasa manis-manisnya. Kemasan lickstick ini sangat travel friendly, dikemas di tube stick plastik warna hitam  yang diputar, dengan ukuran yang cukup mungil. Di kemasannya ada stiker label dengan warna sesuai flavour lipbalmnya. Walaupun terdiri dari aneka rasa, tapi semuanya cuma clear lipbalm kok, tidak berwarna sama sekali kalau dipakai di bibir, jadi  gak akan membuat warna lipstick yang dipakai setelah lickstick ini berubah warna. 


Lickstick yang saya coba kali ini yang Banana dan Cotton Candy. Waktu pertama kali di buka memang aromanya kecium banget permen dan pisangnya, tapi itu aromanya cukup nyaman kalo menurut selera saya. Enggak terlalu manis, dan gak terlalu fruity. Waktu dipakai di bibir untungnya aromanya gak sekuat kalo dicium langsung dari kemasannya, jadi cuma sedikit ada aroma-aroma pisang dan cotton candy yang kecium. 


saya sudah coba lickstick ini kurang lebih seminggu, dan rutin dipakai sebelum tidur dan pagi hari sehabis mandi, efeknya beneran bikin bibir saya super lembab. Teksturnya juga sesuai klaimnya, lembut dan gak terlalu waxy, bikin lickstick ini nyaman dipakai. Yang saya juga suka adalah ketika dipakai di bibir, lickstick ini rasanya sangat ringan, mudah meresap, tanpa rasa yang terlalu `basah` di bibir  atau benyek-benyek (eerrrr, maap bahasanya, Kan kadang ada tuh tekstur lipbalm yang terlalu `basah`). Jadi memang pas banget buat dipakai sebagai base matte lipstick yang sekarang lagi hits itu. Enggak ada lagi bibir kering, pecah-pecah dan ngelupas kalo abis pakai matte lipstick dengan base lickstick ini.

Yang saya penasaran sih kalo dari klaimnya, lickstick ini bisa ngurangin garis-garis di bibir (fine lines) dan mengembalikan warna alami bibir, tapi karena pakainya masih seminggu jadi ya belum kelihatan progressnya.

Kalo baca benefit dari produk ini kayanya ini semua yang kita butuhin dari sebuah lipbalm ya.


pros:
- harganya terjangkau
- ringan dan nyaman di bibir
- sangat melembabkan bibir yang kering
- tanpa bahan kimia, semua bahan-bahan natural
- bagus banget untuk dipakai sebagai base matte lipstick/long lasting liquid lipstick.
- Aromanya cukup nyaman, tidak terlalu kuat menusuk hidung.

cons:
- sejauh ini sih saya belum nemu cons nya dari produk ini, 


Eye Need You

Harga: 65rb
Net: 7.5gr
Ingredients: shea butter, beeswax, apricot kernel oil, grapeseed oil, rosehip oil, argan oil, stearic acid, aloe vera gel, vit E, lavender EO

Eye Need You ini adalah sejenis eyebalm multifungsi yang bisa dipakai dengan 3 cara, yaitu :
-as Eyecream ( moisturizer) 
-as waterproof makeup remover
-as a conditioner for eyelashes

Jangan bingung dengan cara pemakaiannya ya, kalau kalian beli Eye Need You ini, sudah ada kartu petunjuk pemakaiannya yang cukup detail seperti ini:

Pertama kali saya buka ENY ini (disingkat aja ya nulisnya, biar gak kepanjangan, haha) yang kecium adalah aroma  rosehip oil yang cukup kenceng. Jadi sama sekali gak ada bau-bau wangi kimia yang kecium. Mungkin buat beberapa orang, aroma rosehip oil ini kurang nyaman, tapi begitu diaplikasikan, sama sekali gak kecium aromanya kok.


ENY ini dikemas di kemasan pot plastik yang cukup simple dan kecil, karena teksturnya balm padat, jadi untuk pemakaiannya kita pakai colekan tangan, jadi supaya produknya tetep higienis, pastikan tangan kamu dalam keadaan bersih ya sebelum memakai produknya.


Seperti yang saya bilang diatas, Tekstur dari ENY ini memang seperti balm, yang cukup waxy, tekstur padat gitu. Jadi bukan tekstur seperti cream yang cenderung encer. ENY ini juga bukan seperti tipe cream mata yang ringan dan cepat meresap, tapi masih nyaman kok dipakai karena gak kerasa greasy juga di area mata. Teksturnya kalo menurut saya cukup pas kalo untuk moisturizer di area mata, karena kita cuma perlu sedikit saja untuk di dab-dab di bawah mata sesuai petunjuknya. Jadi bukan tipe yang ringan buat di ratain seperti cream mata pada umumnya. Tapi kalo sebagai waterproof makeup remover,karena kita butuh lebih banyak produknya, tekstur yang padat begini bikin kita sulit mengambil produknya dalam jumlah yang lebih banyak. Jadi harus berkali-kali colek ke pot-nya atau cubit-cubit produknya supaya bisa berfungsi sebagai makeup remover. 

As a waterproof makeup remover
Sebagai makeup remover, produk ini cukup bekerja kok. Biasanya saya colek 2-3 kali untuk mengambil produknya, kemudian saya ulaskan ke area mata dan bulu mata, saya gosok-gosok sebentar, diamkan sekitar 20 detik, lalu digosok lembut lagi sampai semua makeup luntur, baru saya bersihkan denga tisue basah atau tisue. Walaupun prosesnya gak sepraktis makeup remover cair yang dituang di kapas itu, tapi saya cukup suka sama ENY ini untuk bersihin makeup mata, karena setelah makeupnya terhapus, area mata jadi lembab, enggak bikin area mata kering seperti kalo pake makeup remover cair pada umumnya. 


As a moisturizer,
Karena saya baru memakai produknya kurang lebih satu minggu, saya belum melihat tanda-tanda perubahan yang signifikan sama fine lines dan dark circle di bawah mata. Tapi yang saya suka dari pemakain ENY ini adalah perubahan di area bawah mata saya jadi super lembab. Biasanya saya pakai ENY ini di malam hari sebelum tidur, Waktu pagi hari setelah cuci muka pun saya masih merasa efek lembabnya di bawah mata. Area bawah mata saya ini termasuk area yang paling kering dari semua bagian wajah saya, padahal area wajah saya yang lain sangat berminyak. Walopun saya sudah rajin pakai eyecream, masih sering terasa kering, jadi gak heran kalo di bawah mata saya ini banyak fine linesnya. Tapi waktu pakai ENY ini, rasa lembab di bawah mata bertahan lama lho. Waktu mau mengoles concealer terasa banget bedanya. Saya jadi penasaran kalau dipakai dalam jangka waktu yang lama beneran bisa ngurangin fine lines seperti klaimnya atau enggak.


As a conditioner for lashes,
Kandungan bahan-bahan natural di ENY ini bagus buat buat kalian yang bulumatanya suka rontok atau tipis, membuat bulu mata jadi lebih lebat dan kuat. Karena saya baru pakai seminggu, jadi progressnya gak bisa langsung kelihatan dalam jangka waktu pemakaian yang pendek. Cara pakainya cuma dicolek atau dicubit ( supaya produk yang keambil agak banyak), lalu oleskan di daerah bulu mata. ENY ini juga bisa dipakai sebagai base waterproof mascara loh (supaya enggak menggumpal) ataupun dipakai sebagai pengganti clear mascara. Kalau mau di pakai sebagai pengganti clear mascara, setelah bulu matanya di oles-oles sama ENY, lalu di jepit deh sama heated eyelash curler (atau penjepit bulu mata biasa yang dipanasin dulu sama hairdryer juga bisa). Kalau mau dipakai sebagai base waterproof mascara juga sama tinggal di oles-oles ke bulu mata aja, tapi pastikan mascara kamu waterproof ya, kalo enggak bakal beleberan, smudge kemana-mana, hihi. 


Oh iya, ENY ini juga bisa dipakai sebagai lip makeup remover setelah memakai lipstick matte/ long last liquid yang biasanya susah dihapus itu. Cara pakainya juga hampir sama seperti kalau dipakai sebagai eye-makeup remover. Dan poin plus-nya kalau di hapus sama ENY ini, bibir jadi ekstra lembab walaupun setelah memakai matte lipstick.



pros:
- 3in1 product, cukup praktis, terutama untuk dibawa berpergian, karena tidak perlu membawa makeup remover secara terpisah.
- Terbuat dari bahan-bahan natural
- Harganya cukup terjangkau
- Melembabkan area mata dengan baik. Meskipun setelah cuci muka, lembabnya masih terasa


cons:
- Teksturnya yang padat sedikit menyulitkan untuk mengambil produknya, apalagi ketika dipakai sebagai makeup remover yang membutuhkan lebih banyak produknya.
- Aromanya yang alami mungkin kurang nyaman untuk beberapa orang, tapi kalau saya sih lebih prefer aroma seperti ini daripada aroma wangi-wangian buatan.

 Gak ada lagi deh bibir kering pecah-pecah karena GloInc lickstick melembabkan banget.

As a bonus, kalo kalian beli produknya Gloinc ini, kalian dapet pouch kain cantik seperti ini, cukup berguna banget buat bawa beberapa makeup essentials, karena bisa memuat beberapa barang.

Isi pouch Gloinc saya hari ini...

Contact/Order
Phone/WA 08998256206
Line : @gloinc (use the @)
Instagram :@gloinc_id





Makasih sudah mampir sini,

kindly follow my instagram acc ya : @rani_wbudiman
have a nice day
xoxo






Kamis, 06 Agustus 2015

Small Makeup Haul (Agustus 2015)

 Ada yang datang dan ada yang pergi.. yah begitulah kehidupan, hahaha. Baru aja minggu kemaren saya ngadain blogsale, sekarang udah posting haul lagi. Haul kali ini saya hepi banget, soalnya beberapa barang di antaranya adalah makeup wishlist saya, ini barang-barangnya


 
1. BH Cosmetics Special Occasion Palette

Saya punya palette eyeshadow baru nih yang sudah saya incer dari lama. Sekarang saya emang udah gak pakai palette-palette mahal macem UD, Too Faced, atau TheBalm lagi. Soalnya kebanyakan palette saya seringnya juga cuma nganggur aja ,karena sekarang saya gak pake eyeshadow di daily routine. Jadi sayang aja gitu beli mahal-mahal tapi gak kepake. Makanya saya mutusin buat beli eyeshadow palette yang harganya lebih murah, Pilihan saya jatuh ke BH Cosmetic special occasion palette ini. Harganya masih di bawah 300 ribu. Pilihan warnanya banyak, gak cuma range nude aja, dan sudah ada 9 warna blush di dalemnya, bikin palette ini cukup worth to buy. Kesan pertama sih kualitas eyeshadow-nya not bad lah. 

2. City Color Be Matte Blush

Ini juga salah satu blusher yang ada di wishlist saya. Dari sekian pilihan warna yang cantik-cantik banget itu, pilihan saya jatuh ke tiga warna ini. Blackberry, Melon, dan Dragon Fruit. Waktu dateng saya sempet kaget sama ukuran kemasannya yang ternyata gede banget pemirsah. Belum saya colek sih. Jadi belum tau kualitasnya.

3.LA Girl Matte Flat Finish Pigment Gloss

Horeeeeh, akhirnya saya coba juga lipen yang lagi kekinian dan heits luar biasa itu. Nanti saya bakal bikin review lengkapnya lipen ini duluan.

4. Sana Pore Putty Make Up Base

Mungkin di antara kalian belum familiar sama brand SANA. Tapi kalo kalian yang suka makeup japan-japan gitu pasti sudah sering denger kan ya sama brand ini. Kali ini saya beli makeup base (primer) dari brand ini, yang sudah pernah saya coba dulu banget. Ini primer juara banget buat nge-blur pori dan wrinkles, bahkan menurut saya sih lebih bagus dari primer pori-pori merk sebelah yang  kemasan ijo-ijo itu. Harganya hampir setengahnya, tapi performanya gak kalah bagus. Dulu saya stop pakai ini karena kulit saya jadi breakout. Primer ini sangat silicon base yang mungkin buat beberapa wajah orang bakal bikin breakout,  tapi sekarang kulit saya sih sudah rada kebal sama silicon, makanya saya coba lagi primer ini.

5. LA.Girl Eyeshadow Colletion Nudes
Mungkin dari sekian benda di postingan ini yang saya beli karena impulsif ya palette ini. Kebetuan aja harganya murah, dan sudah dapet 10 warna yang menurut banyak review adalah warna dupe nya Urban Decay Naked 3, jadi saya tanpa pikir panjang beli palette ini. Padahal juga warna-warna rose-gold gini juga saya kurang suka.

Nah itu dia haul saya bulan ini, sepertinya saya juga mau ngadain blogsale lagi, soalnya beberapa minggu ke depan juga bakal kedatangan banyak makeup lagi.. hahaha. Kalo ada yang mau di review silahkan di request ya.

Makasih sudah mampir sini,
Kindly follow my instagram account : @rani_wbudiman
makasih udah mampir sini
Have a nice day


Selasa, 28 Juli 2015

Review: Wet n Wild Megaslick Moisturizing Lip Balm Stain

Oh hai.. Saya mau ngucapin met lebaran dulu yaa, mohon maaf lahir dan batin buat semua yang merayakannya. Sedikit telat ya? haha.. Iya, kemaren-kemaren saya lagi rempong. Kalo udah jadi ibu rumah tangga, dan tinggal mandiri cuma berdua ama suami, pas menjelang lebaran dan lebaran kerasa banget repotnya. Buanyak banget yang diatur dan disiapin, belum lagi masak-masaknya. Dan alhasil beberapa hari setelah lebaran, saya jadi males luar biasa. Tapi sekarang sudah balik beraktifiitas dengan normal kok, dan hari ini saya mau nge-review salah satu lip product yang bikin saya penasaran dari dulu dan baru saya cobain beberapa minggu ini, Yaitu Wet n Wild Megaslick Balm Stain.

  Saat di luaran sana lagi dihebohkan sama berbagai jenis matte lipstick dari berbagai brand (Yang sayangnya di antara beberapa yang saya coba belum ada yang bikin saya jatuh cinta) , saya malah kangen dengan formula ala-ala balm stain yang pernah hits 2-3 tahun lalu. Kali ini saya coba punya brand Wet n Wild. Udah familiar kan sama brand ini? yup.. yang megalast lipsticknya kondang seantero jagad raya itu.. haha. 


Belinya dimana?
Saya beli WnW Megalast Balm Stain ini di web Walgreens, lewat Pre-order dari online shop yang buka PO dari web walgreens ini.

Online shop nya apa?
Saya order lewat Mooi, kalau kalian belum familiar, bisa baca postingan dimana saya biasanya belaja makeup di postingan ini.

Harganya Berapa?
Saya order di mooi waktu di web walgreens nya lagi disc 20% kalo gak salah, jadi seinget saya sih harganya jadi 50 ribu rupiah gt. Cukup terjangkau kan? kalaupun lagi gak diskon, harganya juga masih sekitaran 75 ribu rupiah.


Packaging:


Sebenernya sih alasan pertama saya beli WnW balm stain ini adalah kemasannya. Saya ini sedikit terobsesi sama lip product yang kemasannya semacam crayon gendut warna-warni itu.  WnW megalast lip balm stain ini juga punya kemasan chubby crayon yang diputar buat ngeluarin produknya, jadi gak perlu diraut lagi, cukup praktis. Warna tiap kemasannya juga sama persis dengan warna produk di dalemnya, jadi kalau  mau pake, gampang banget milihnya karena mau pake warna apa juga kelihatan dari kemasannya.


Formula & Performa:
Kalo kalian pernah coba jenis balm stain dari beberapa merk yang sudah ada sebelumnya seperti Revlon atau Jordana, WnW ini punya tekstur yang mirip. Soft and glides on smoothly, gak ada rasa narik-narik atau kasar di bibir. Tapi bedanya kalo WnW ini, formulanya lebih creamy dan lebih mendekati ke formula lipstick daripada lip balm.  Pigmentasinya juga lebih bagus kalo dibandingkan dengan pigmentasi balm stain sejenis dari merk lain yang pernah saya coba. 1-2 kali oles sudah cukup opaque buat menutupi warna asli bibir. Waktu pertama kali coba di bibir, saya sedikit kaget juga sih sama pigmentasinya. Oh ternyata lebih pigmented dari apa yang di bayangan saya. WnW balm stain ini juga punya hasil akhir yang glossy, dengan sedikit sensasi mint di bibir.  Produk ini juga meninggalkan stain di bibir setelah  balm nya hilang, seperti nama produknya dong ya dan stain-nya itu lumayan awet loh, bertahan 2-4 jam.


Shades Availability:
WnW Megalast ini tersedia dalam 12 warna. 6 warna reguler yang di keluarkan waktu launching beberapa tahun lalu, dan 6 warna baru yang muncul di awal tahun ini. 

Seri spring 2015
L-R : see if i carrot-coral of the story-red ioactive- made you pink-trufle in paradise-caffeine fix

 Warna Reguler

L-R:  Lady and the Vamp- Red dy or not- Rico Mauve- A stiff Pink- Pinky Promise-Nudist Colony

Color& Swatches:

Warna yang saya punya adalah `A stiff pink` dari seri lama, dan `coral of the story` yang termasuk di warna baru.



A Stiff  Pink warnanya bright pink, cool undertone dengan tone fuschia. Warnanya warna gonjreng ala-ala permen karet, haha. Kalo di wajah saya sih menurut saya gak terlalu gonjreng permen karet gitu, lumayan bikin muka fresh sih, tapi terlalu cool dan jadinya sedikit aneh kalo riasan wajah gak begitu well polished dengan foundation dan peralatan lain.  Jadi ini tipe warna yang gak bisa di pake di kalo lagi males dandan lengkap, pasti bakal kelihatan aneh.  Kurang wearable buat daily lah. Tapi warna ini pigmented, creamy dan opaque banget.

Coral of the story : bright coral pink, dengan tone orange kemerahan. hmmm, warna seperti ini sebenernya juga bukan warna favorit sih, saya selalu merasa kurang pas kalo pake warna dengan tone orange yang terlalu kencang. muka jadi kelihatan tua, haha.



L-R: Bare lips-A stiff pink- Coral of the story- Stain

Sebenernya sih warna yang pengen saya coba itu nudist colony atau pinky promise, tapi saya lihat di swatch blogger luar kok dua warna itu mengandung micro shimmer, akhirnya saya pilih stiff pink dan coral of the story aja yang katanya tanpa shimmer.

Overall, produk ini menurut saya cukup lumayan lah.. apalagi buat kalian yang suka lip product dengan tingkat kelembaban yang oke, yang gak bikin bibir kering atau pecah-pecah, tapi lebih pigmented buat nutupin warna asli bibir dibandingkan lip balm regular,  dan awet. Minusnya menurut saya sih cuma pilihan warnanya aja yang rata-rata mengandung micro shimmer, dan 2 warna yang saya pilih ini untungnya yang ga ada micro shimmer-nya, tapi saya merasa kurang sreg aja sama warnanya. Kalau nanti misalnya WnW keluarin seri warna baru, moga-moga aja ada yang warna creamy nude pink, atau mauve.

Makasih sudah mampir sini
kindly follow my instagram acc :@rani_wbudiman
have a nice day
xoxo

Selasa, 30 Juni 2015

Review: Revlon Colorstay Concealer Medium 04


Walaupun gak setiap hari saya pakai concealer kalo bermakeup, tapi Concealer udah jadi salah satu `must have` items di meja rias saya. Biasanya saya pakai concealer buat nutupin dark circle di bawah mata, dan sedikit nutupin redness dan acne scars di wajah. Selama ini concealer favorit saya adalah Maybelline Mineral Smooth Concealer. Kebetulan concealer favorit saya ini sudah hampir habis dan harus repurchase, nah sayangnya Maybelline clear smooth ini kok out of stock terus di Malang. Beberapa kali saya mampir konter Maybelline, tapi gak pernah ada stoknya. Entah lagi kosong sementara atau discontinued. Moga-moga aja kosong sementara ya, gak sampe discontinued. Berhubung sisa concealer udah tinggal sedikit, mau gak mau saya harus beli yang baru. Akhirnya saya putusin buat beli concealer merk Revlon ini. Harganya juga cukup terjangkau, yaitu 75 ribu rupiah. Bentuknya juga sama-sama liquid. Yup, saya memang cenderung lebih suka concealer liquid daripada cream, soalnya cenderung lebih mudah diaplikasikan dengan hasil akhir yang lebih ringan.


Kemasan


Revlon Colorstay Concealer ini dikemas di dalam tube dengan wand aplikator seperti lipgloss. Kemasannya transparan, jadi bisa tau persis sisa produk di dalamnya. Yang saya suka dari kemasan Revlon ini adalah spons di aplikatornya. Spons-nya halus dan tebel, jadi enak banget buat mengulas produknya di bawah mata. Beberapa spons wand gini kan kadang-kadang agak keras dan tipis, jadi waktu ngangkat produknya dari tube kurang banyak, dan terasa kasar waktu spons-nya di oles di bawah mata.


Tekstur
Concealer ini sebenernya tipe concealer yang cair, tapi teksturnya cukup kental dan creamy. Tekstur seperti ini saya suka, soalnya cukup mudah dibaurkan, dan terasa ringan. Waktu saya baur, ada sedikit terasa sih licin-licin khas silicon base gitu. 

Shades

Saya kurang tau Revlon Concealer ini tersedia dalam berapa shades yang dijual di Indo, tapi beberapa kali saya mampir ke konter Revlon, saya cuma lihat tersedia 2 shades. Yaitu Light Medium (03) dan Medium (04). Warna yang saya pilih adalah Medium (04). Shade Medium ini memiiliki yellow undertone, tapi kuning-nya gak terlalu kenceng, masih termasuk shade netral lah. Menurut saya pas untuk kulit NC20-25, tapi kalau untuk fungsi menutup dark circle  di bawah mata, bisa dipakai bagi yang memiliki kulit wajah dengan  skintone NC30-35 supaya ada efek brightening-nya. 

Coverage
Sheer-Medium, tapi lumayan buildable. Buat nutupin dark circle bawah mata, saya pakai sampai 2x aplikasi. Tapi kalau  buat nutupin acne scars dan redness, saya build sampe 3x juga masih kelihatan noda-nodanya, hiks.

Swatch


Performa
Dengan teksturnya yang creamy, concealer ini punya hasil akhir yang semi matte. Kalau saya pasti selalu di set dengan bedak supaya tahan lebih lama. Yang saya suka dari concealer ini walaupun sudah di set dengan bedak enggak cakey atau masuk di garis-garis bawah mata, jadi terlihat lebih halus. Staying powernya juga bagus, bertahan lama seharian asal di set dengan bedak.


Overall,
Concealer ini cukup lumayan buat dipakai menutupi dark circle di bawah mata, tapi kurang oke kalau buat menutupi noda-noda di wajah. Teksturnya yang ringan dan mudah dibaurkan jadi nilai plus dari concealer ini. Kalau saya pribadi sih lebih suka pakai concealer ini sebagai soft highlighter di beberapa area wajah, daripada dipakai untuk menutupi noda-noda di wajah. Seperti di bawah mata, tulang hidung, dahi, dan di garis tawa sebelah bibir. Karena jujur aja, daya tutup atau coverage-nya kurang memuaskan untuk dipakai di wajah saya yang penuh noda ini, haha. Tapi kalau kalian punya wajah yang cukup flawless, cuma punya sedikit noda yang tipis-tipis, concealer ini boleh banget dicoba. Karena selain harganya terjangkau, mudah didapat, staying power concealer ini juga cukup bagus.

makasih udah mampir sini,
kindly follow my instagram acc : @rani_wbudiman
Have a nice day,
xoxo

Senin, 29 Juni 2015

Top 5 Faves Blusher, (Kalau saya harus pilih 5 blush-on)


Dari judulnya kayanya sedih banget ya kalo harus pilih 5 blush-on dari koleksi di meja rias, apalagi buat saya yang bener-bener blusher addict ini. Dari semua jenis makeup items, blusher itu adalah item yang paling saya suka. Merk apa aja, warna apa aja, saya suka, dan rasanya koleksi di meja rias saya gak pernah bikin puas, haha. Kemaren saya iseng ngitungin jumlah blush-on di meja rias, dan lumayan kaget karena sudah menyentuh angka 50 biji. Terus saya mikir-mikir, kayanya itu udah lebay banget deh. Dan mungkin besok-besok saya mau jualin aja di blog sale. Tapi entahlah, saya masih belum rela kalo sekarang. Makanya saya banyak pandang-pandangin, dan mikir kalo saya  mau batesin blush-on cuma boleh punya 5 biji aja, kira-kira blush-on apa saja yang bakal saya punya, dan pasti paling sering saya pakai. Abis saya pilih-pilih, saya langsung kepikiran buat bikin postingan ini. Kira-kira blush-on apa saja yang jadi favorit saya, dan bakal terus saya pakai sepanjang masa dan bahkan saya repurchase terus-terusan? ini dia


1. TheBalm Frat Boy

Ini Blush-on favorit kesayangan saya yang nomer 1 deh. Saya udah sering banget mention blush ini. Blusher dengan warna yang paling pas di wajah saya, coral pink yang cantiknya luar biasa. Saya belum nemu blusher warna lain yang warnanya seperti si fratboy ini sih. Selain itu kemasannya juga saya suka, colorfull tapi masih vintage khas kemasan-kemasan produk TheBalm. Beberapa hari dalam seminggu saya pasti pakai blusher ini. Apalagi kalo ngerasa wajah lagi kusam banget, begitu oles blusher ini, langsung deh wajah jadi merona segar. Pokoknya suka banget-banget. Kalau abis pun saya pasti juga bakal repurchase, dan moga-moga si downboy ini gak pernah discontinued.

2. Skinfood Rose Essence Cream Blush #2

Blusher dari brand Korea ini masih tergolong baru di koleksi saya. Tapi jadi salah satu blush yang saya suka banget. Blushon ini warnanya pure pink, dan kalau dioles di
pipi jadinya baby pink ala-ala artis korea gitu, haha. Walopun dari tekstur saya kurang begitu suka sama hasilnya yang sedikit kering di pipi, tapi karena warnanya pas di wajah, saya jadi ngefans berat sama blush ini.

3. Fanbo Blush-On 01

Dari merk lokal, saya juga punya blusher favorit. Fanbo blush-on 01
 ini juara banget kualitasnya, harganya sangat terjangkau dan warnanya juga bagus, pas di skintone saya. Kalau mau baca review lengkapnya bisa lihat di post ini (klik).

4. ELF Studio Blush Mellow Mauve

Blush dengan tone nude kecoklatan juga wajib punya buat saya. Blush dengan warna tipe begini pas banget kalo mau dipake bareng dandanan smokey, atau kalau lagi pengen pakai lipstick warna bold. Favorit saya kalo blush warna nude ya ELF mellow mauve ini. Walopun namanya mauve, tapi tone mauve-nya gak begitu dominan. Malah cenderung nude kecoklatan. Kalo dari segi kualitas sih, ELF studio ini biasa aja menurut saya. Cenderung powdery dan rada chalky. Tapi karena warnanya bener-bener natural, blush ini akhirnya jadi salah satu favorit saya.

5.TheBalm DownBoy

Selain si FratBoy, saya juga cinta banget sama si DownBoy ini. Bisa dilihat itu hit pan-nya udah besar banget. Ini blush memang jadi `go to` blush saya. Warna pink nya kalo di wajah saya gak terlalu cool atau warm, jadi buat dandanan atau warna eyeshadow apa aja masih masuk. Kadang kalo saya lagi buru-buru dan gak sempet mikir mau pake blush apa, yang saya ambil secara gak sadar ya TheBalm DownBoy ini. Sepertinya ini blush nanti juga bakal abis tak bersisa, hihi. repurchase? pastinya iya..

Nah itu dia 5 blush favorit saya atau bisa dibilang HG blush saya sekarang, dan sepertinya bakal jadi favorit sepanjang masa deh. Adakah diantaranya yang jadi favorit kalian?

makasih udah mampir sini ya,
kindly follow my instagram acc : @rani_wbudiman
Have A Nice Day..
xoxo