Home Page

Senin, 02 Oktober 2017

Decluttering My Makeup Collection ( Beberes Meja Rias)

Hai semuanya, hari ini saya mau membuat postingan yang agak berbeda, karena bukan tentang review produk makeup seperti biasanya.  Yaitu Decluttering my makeup collection alias saya sedang beberes makeup di meja rias supaya terlihat lebih rapi dan bersih. Hari ini kebetulan saya sedang libur kerja dan memutuskan untuk membereskan meja rias. Meja rias di rumah penampakannya sudah kacau balau dengan barang yang terlalu banyak dan sampai saya bingung juga gimana ngerapihin-nya. 

Memang belakangan ini saya hampir enggak pernah punya waktu untuk beberes meja rias. Setiap hari saya cuma pakai dan ambil makeup untuk dibawa di makeup pouch. Kemudian  besoknya dituang lagi di meja rias, dan pilih produk lain lagi untuk dibawa di makeup pouch. Begitu aja setiap hari,  enggak pernah diberesin atau ditata rapi kembali. Belum lagi saya juga termasuk sering belanja produk make up dan ini membuat meja rias saya semakin penuh dan tumpuk menumpuk,  yang akhirnya membuat meja rias saya semakin berantakan.

Nah karena itu, hari ini saya mau mutusin untuk memilih dan memilah make up produk yang ada di meja rias saya ini supaya lebih rapi, dan saya juga ingin mengurangi obsesi saya sama produk makeup. Produk mana saja yang bakal saya simpan karena bakal kepakai terus atau saya butuhin, produk mana saja yang sudah harus dibuang karena sudah kedaluarsa atau kualitasnya sudah nggak bagus lagi. Serta produk mana saja yang bakal saya taruh di blog sale untuk dijual preloved. 

Ini keadaan meja rias saya saat ini, bisa dilihat itu penuh banget dan acak-acakan. Enggak bagus untuk dilihat, haha.

Lip product

Jumlah lip product saya saat ini sekitar 80++,  menurut saya itu jumlah yang banyak banget untuk ukuran pemakaian satu orang. Walaupun terkadang produk makeup saya juga saya gunakan untuk merias orang, tetapi tetap saja jumlah segitu masih terlalu banyak.  Sayang banget kalau banyak yang kedaluarsa sebelum habis produknya.


Lip product yang akan saya buang kali ini adalah beberapa produk yang sudah lama banget ada di koleksi makeup saya. Beberapa diantaranya dari merk animal testing yang kemarin masih sayang untuk dibuang. Tapi sekarang karena isinya sudah tinggal sedikit banget dan mungkin juga sudah kedaluarsa, makanya saya putusin untuk membuang produk lipstik di atas.


Untuk produk lipstik yang saya simpan, bisa dilihat di foto atas.  Selain menyimpan kokeksi warna nude/natural, saya juga masih menyimpan beberapa warna lipstik seperti merah atau bright coral yang mungkin akan saya pakai di acara tertentu. Saya juga masih menyimpan beberapa lip tint korea, lip tint korea di atas ini termasuk yang jadi favorit saya.

Nah untuk foto di atas adalah lip produk yang akan saya jual di blog sale. 

Face powder



Untuk koleksi bedak yang akan saya simpan, saya masih tetap menggunakan Milani multitasker powder, karena bedak ini memang bedak favorit saya banget. Kemudian saya juga masih menyimpan TheBalm Sexy Mama,La Girl, dan Catrice. Untuk produk lokal saya menyimpan beberapa bedak refill-nya pixy. Untuk bedak tabur, saya masih memakai bedak tabur Viva dan J.Cat beauty yang biasanya saya pakai untuk baking area under eye.


Empat bedak diatas bakal saya jual di blog sale, karena belakangan ini saya sudah enggak memakai sebum powder . Kulit wajah saya yang sedang dehidrasi parah, jadi saya sedikit menghindari menggunakan face powder anti sebum. 


Untuk produk yang saya buang, saya membuang beberapa produk diatas. Diantaranya memang sudah habis, ada juga yang pecah ataupun sudah kedaluwarsa.

Base make up.


Saya akan menyimpan beberapa foundation yang saat ini sedang jadi favorit saya dan saya pakai selang seling untuk sehari-hari. 

Nah untuk produk difoto atas semuanya akan saya jual di blog sale. Bukan karena mereka jelek,  produk diatas cukup bagus dan masih sering saya pakai kok. Cuma karena memang saya punya beberapa pilihan yang lebih saya suka, makanya yang produk di foto atas ini jadi jarang saya sentuh.

Saya akan membuang tiga produk ini karena ini ketiganya mungkin sudah kedaluarsa dan sudah mau habis juga. 

Palette

Untuk koleksi makeup palette, palette pertama yang saya pilih adalah The Balm in the balm of your hand volume 2. Palette ini saya pilih karena memang semua produk yang ada di dalam palette ini terpakai banget untuk saya, terutama untuk cheek product-nya. Untuk eyeshadow palette, saya memilih Elf Mad for Matte dan Beauty Creations Irresistible Palette. Kedua palette ini jadi pallete eyeshadow yang warna-warnanya merupakan favorit saya dan kemungkinan besar bakal paling sering saya pakai. Saya juga masih menyimpan ABH That Glow palette karena saya nggak punya higlighter lain selain yang ada di palette ini. 


Nah untuk foto yang diatas ini adalah palette yang akan saya jual diblog sale. Ada contour pallete , blush-on palette yang sudah jarang saya pakai.  Palette The Balm in the balm of your hand vol.1 yang juga belakangan sudah jarang saya pakai , karena saya lebih sering pakai yang volume 2. Juga ada 2 palette eyeshadow dari chi-chi dan beauty creations. 


Blush-on
Jumlah blush-on saya sekarang ini enggak sebanyak dulu.  Dari beberapa blush-on yang saya punya, saya memutuskan untuk menyimpan 8 blush-on diatas. Karena warnanya yang saya suka dan ada beberapa warna di atas yang belum ada di dalam palette The Balm in The Balm of your hand volume 2. Di foto atas juga ada satu contour stick dari La-tulipe yang baru saja saya beli dan belum saya review, makanya saya putuskan untuk simpan juga dan akan saya review segera.


Blush-on yang akan saya jual jumlahnya juga nggak terlalu banyak, ada Contour kit dan highlighter wet n Wild yang sudah jarang saya pakai.

Eyebrow product,concealer dan eye primer


Saya memutuskan untuk menyimpan beberapa concealer yang memang paling sering saya pakai. Yaitu dari The Saem dan LA Girl. Kalau kalian lihat ada satu  concealer dari Maybelline, mungkin ini satu-satunya produk dari merk animal testing yang tersisa. Enggak saya buang, karena memang mau dihabisin. Tapi saya nggak akan repurchase lagi pastinya. Untuk eyeshadow primer, saya memutuskan hanya akan menyimpan Milani eyeshadow primer. Untuk eyebrow product, saya masih menggunakan Etude House Drawing Eyebrow, Etude House brow mascara,  Eyebrow cream dari QL , dan eyebrow pomade dari ABH,  Milani, LT Pro yang baru saja saya beli, dan eyebrow quad dari City Color.

Untuk produk yang akan saya buang, produk diatas selain memang sudah habis, beberapa di antaranya formulanya sudah kering dan sudah berubah jadi kalau digunakan sudah nggak bagus lagi.




Mascara dan eyeliner.
Untuk koleksi mascara dan eyeliner, hampir semua yang saya punya terpakai kok, Jadi belum ada yang saya buang ataupun saya jual di blog sale. 

Nah jadi itu tadi makeup product yang sudah saya pilih pilih.  Mana yang akan saya simpan di meja rias saya dan bakal terpakai terus, mana saja yang akan buang, dan mana saja produk makeup yang masih bagus dan layak jual yang bakal saya jual di blog sale. Postingan untuk blog sale akan saya posting setelah postingan ini,  jadi kalau kalian ada yang tertarik dengan produk produk saya diatas,  silahkan mampir ke sini lagi ya.

Sekarang saya senang banget karena meja rias saya sudah kelihatan rapi. Saya juga yakin bakal bisa menghabiskan produk yang ada di meja rias sekarang satu persatu.

Makasih sudah mampir di sini ya.
Have a nice day,
Kindly follow my instagram acc : @rani_widirani
xoxo

Selasa, 12 September 2017

The Balm in The Balm of Your Hand Volume 2

Hai semuanya Hari ini saya balik lagi dengan review salah satu make up palette yang masih baru banget di launching. Yaitu The Balm in the Balm of your hand volume 2.  Palette ini itu bahkan belum ada satu bulan launching di website resminya The Balm. Saya tahu palette ini, waktu menonton video review-nya beauty vlogger Emily Noel di youtube . Waktu video tersebut tayang di youtube, palete ini belum tersedia di website resmi nya The Balm. Nah gara-gara nonton video ini juga,  saya langsung masukin palette ini di wishlist no 1 saya. Dan langsung cari-cari di beberapa online shop. Tapi dari beberapa online shop yang saya kunjungi, saya hanya menemukan produk ini di Belanjamimo.com. Harganya di web Mimo Rp450.000.


Kemasan palette ini enggak jauh beda dengan palette The Balm in your hand  volume 1. Kemasan palette ini terbuat dari karton tebal, lengkap dengan kaca di dalamnya. Cover bagian depan palette ini adalah kolase dari sampul kemasan produk-produk The Balm yang lain. 

Kalau kalian belum familiar dengan konsep palette in The Balm of Your Hand ini, konsep palette ini pada dasarnya adalah kumpulan  produk terbaiknya atau best sellernya The Balm, dari berbagai macam palette maupun produk satuannya. Nah produk best seller tersebut dimasukkan ke dalam satu palette In The Balm of Your Hand ini. Ide palette ini kece banget, karena setahu saya belum ada brand lain yang membuat palette dengan ide seperti ini. Palette seperti ini cocok banget untuk kita yang ingin mencoba banyak produk dari salah satu brand, tapi enggak mau menghabiskan uang untuk membeli produk satuan. 


Saya sendiri sebelumnya sudah punya palette In The Balm of your Hand volume 1, dan dari semua koleksi palette yang ada di meja rias saya. Palette The Balm in The Balm of Your Hand volume 1 itu menjadi palette yang paling terpakai dan paling sering saya bawa di makeup pouch saya,  karena bener-bener convenience, versatille , travel friendly,dan saya bisa create banyak look dengan satu palette.





The Balm In the balm of your hand volume 2 ini konsepnya juga sama dengan yang volume 1,tetapi bedanya yang di palette volume 2 ini tidak terdapat produk untuk bibir. Sedangkan di palette volume 1 masih dilengkapi produk untuk bibir. Tetapi saya pribadi sih enggak ada masalah, karena lipstick yang ada di palette volume 1 juga jarang saya pakai. saya lebih prefer untuk memakai lipstik dari brand lain dibandingkan lipstik yang ada di dalam palette.



Palette ini berisi 3 blush-on,1 bronzer ,1highlighter dan 4 warna eyeshadow. 


Eyeshadow:
-Matt Reed dari palette The Balm Meet Matte Trimony
-Firm dari palette Nude Dude
-Alice Copper dari palette Jovi Rockstar Palette
-Matt Russo dari palette Meet Matte Adore




Eyeshadow di palette ini diambil dari beberapa warna eyeshadow palette populer The Balm, seperti palette Meet Matt(e) atau Nude Dude. Warna yang dipilih untuk dimasukkan di pallet ini jenis warna yang menurut saya bakal mudah dipakai untuk sehari-hari,dan warna yang gampang untuk dipadu-padankan. Empat warna eyeshadow disini semua warnaya masuk di range warna natural. Dua warna matte, dan dua warna shimmer, dan warna yang tersedia sudah cukup lengkap untuk membuat look yang natural maupun bold. Ada warna transisi yang matte, warna untuk eyelidnya dan juga ada warna gelapnya untuk Crease/lipatan mata. Dari segi formula, kualitas eyeshadow di palette ini juga enggak perlu diragukan lagi seperti palette-palette The Balm yang lain. Semuanya pigmented, buttery, dan blendable.

Highlighter

- Mary-Loumanizer
Siapa sih yang gak kenal dengan ke Pemeran Mary Lou manizer highlighter? Salah satu best seller produk The Balm dan favorit highlighter sejuta umat ini juga termasuk di dalam palette ini. 

Bronzer
-Bahama Mama
Bahama mama ini juga salah satu bronzer favorit saya. Warna coklat matte keabu-abuan yang gak terlihat 'kotor' kalau dipakai di wajah. Warnanya termasuk warna cool toned yang pas dipakai sebagai contour di skintone saya. Formulanya sangat lembut, finely milled dan sangat mudah dibaur.



Blushes:

-Down Boy
-Frat Boy
-Instain Houndstooth


Kalau kalian mengikuti blog Saya dari lama, mungkin ada beberapa dari kalian yang tahu kalau blush-on favorit saya itu adalah The Balm Frat Boy dan Down Boy. Dua blush-on itu adalah blush-on yang paling sering saya pakai dan keduanya sudah hitpan besar banget atau hampir habis malah.  Makanya saya sempat  berniat untuk repurchase keduanya. Tapi Beruntung banget Sebelum saya repurchase kedua blush-on tersebut, The Balm sudah mengeluarkan palette ini. Sebenarnya alasan terkuat saya membeli dan happy banget dengan palette ini adalah adanya blush-on  Frat Boy dan Down Boy di dalamnya. Dua blush-on itu menurut saya dari segi warna adalah the best blush-on yang pernah saya punya. Pokoknya belum ada yang mengalahkan warna  blush-on Frat Boy dan Down Boy untuk untuk skin tone saya. 

Selain Down Boy dan Frat Boy, ada satu lagi blush-on di dalam palette ini dari seri instain blush yaitu Houndstooth . Kalau kalian sudah pernah punya atau mencoba blush on dari The Balm yang seri Instain, pasti kalian juga tahu kalau instain blush punya formula yang bagus. Formulanya cukup pigmented, creamy, gampang dibaur, dengan staying power yang sangat bagus.

Di foto ini saya memakai Frat Boy blush, bahama bronzer untu contour hidung, dan eyeshadow alice cooper di kelopak mata.
Overall, palette ini menurut saya juga merupakan salah satu the best palette yang pernah saya coba. Palette yang sangat lengkap dan terpakai. Semuanya produk yang ada di sini kualitasnya bagus-bagus,  juga berasal dari produk best sellernya The Balm. Dengan satu palette ini saja, kalian bisa membuat banyak look. Sudah ada beberapa warna blusher berkualitas,  highlighter dengan kualitas yang amazing,  Eyeshadow dengan kualitas yang bagus dan warna warnanya juga warna neutral yang sangat cocok untuk dipakai sehari-hari. 

Dengan harga ritel yang nggak sampai Rp500.000 dan dengan isi yang didapatkan di dalamnya. Menurut saya palette ini tergolong cukup murah daripada kalian harus beli produknya satu-persatu. Palette ini juga pas untuk kalian yang ingin mencoba banyak produknya The Balm, tetapi masih ragu untuk membeli full size-nya. Saya sarankan untuk mencoba membeli pallete ini terlebih dahulu. Tapi saya yakin kalian pasti jatuh cinta dengan produknya The Balm deh, karena semua produknya amazing banget. Semuanya kepake, dan nggak ada yang kualitasnya jelek.

Makasih sudah mampir sini,
Kindly follow my instagram acc :@rani_widirani
Have a nice day.


Senin, 28 Agustus 2017

Purbasari Hi-Matte Lip Cream All Shades Review & Swatches

Hai semuanya, hari ini saya balik lagi dengan review another lip cream. Walaupun di luar sana trend lip cream atau lip matte ini sudah mulai digantikan dengan formula lipstik yang glossy atau metalic , tapi nampaknya formula lip cream ini masih terus digemari ya di Indonesia. Banyak brand-brand lokal juga masih mengeluarkan produk lip cream sebagai produk terbarunya, salah satunya  adalah merk Purbasari.

Seperti yang kita tahu, brand Purbasari ini sudah terkenal banget dengan produk matte lipstick. Saya sendiri pun termasuk penggemar Purbasari matte lipstick, karena formulanya memang bagus dan harganya sangat terjangkau. Nah, hari ini saya mau mereview ke 5 warna produk terbaru dari Purbasari yaitu Purbasari Hi-matte lip cream.

Nama produk :  Purbasari Hi matte lip cream
Harga: Rp. 48.000
Bisa beli di mana?
Kalian bisa beli Purbasari Hi matte lip cream ini di konter Purbasari di kota kalian, atau di beberapa supermarket besar juga tersedia. Kalau di kota kalian belum ada produk ini, kalian bisa mencari produk ini online di seller online shop instagram.

Kemasan
Purbasari Hi matte lip cream ini dikemas di kemasan tabung persegi yang transparan dengan tutup hitam. Aksen gold di sekelilingnya membuat lip cream ini tampak elegan dan mahal . Saya pribadi sih suka banget ya dengan kemasan Purbasari Hi matte lip cream ini, karena kemasan yang transparan gini, mempermudah untuk melihat warna produknya secara langsung. Apalagi kalau disimpan bersama dengan koleksi lipstik yang lain. Ingredients,  expired date dan keterangan produknya bisa kalian temukan di box luar kemasan Purbasari Hi matte lip cream ini. 


Aplikator

Aplikator Purbasari Hi matte lip cream ini masih mirip-mirip dengan produk lipcream lainnya. Yaitu berupa kuas dengan ujung diagonal. Ujung kuas diagonalnya juga pas untuk pengaplikasian produknya ke tepi bibir. Panjang aplikatornya sendiri enggak terlalu panjang atau terlalu pendek, jadi enak banget untuk digenggam.


Warna


Saat ini, Purbasari hi-matte lip cream terdiri dari 5 warna.

01.Vinca

Sebenarnya Kalau dari segi warna, Purbasari Vinca ini adalah jenis warna favorit saya dari kelimanya. Vinca ini warnanya peachy nude dengan tone brown yang bagus banget dipakai kalau ingin tampilan make up yang sangat natural. Tapi terkadang jenis warna ini juga bisa membuat wajah terlihat pucat. Jadi harus diimbangi dengan make-up wajah yang lebih intens. Sayangnya dari segi formula, Vinca ini kurang jadi favorit saya. Kenapa? Kalian bisa baca review saya sampai habis ya. 

02.Azalea

Azalea ini warnanya mauve pink dengan hint coral. Tipe warna favorit sejuta umat. Karena memang jenis warna ini bisa masuk di semua skintone, dan tipe warna yang medium. Enggak terlalu natural, tapi juga enggak bold. 


03 Lantana


Lantana ini warnanya mirip dengan azalea, tapi lebih pink. Rosy pink dengan hint of coral. Neutral undertone. Warna ini juga warna yang aman dan bisa dipakai oleh semua jenis skin tone. Warna lantana ini  saya pakai kalau sedang ingin pakai warna lipstick yang terlihat cerah di wajah, tapi nggak ingin terlalu bold juga.

04 Zinnia

Zinnia ini warnanya bright pink, blue undertone, dengan hint fuschia. Tipe warna ini tergolong warna Neon. Jadi enggak semua skin tone bisa cocok dengan warna ini. Kalau di kulit saya warna ini sih cocok aja, asal saya sedang pakai foundation atau full make up. Kalau hanya dipakai tanpa full make-up warna ini pasti akan kelihatan aneh dan neon banget di wajah saya.

05.Freesia

Warna muted red, dengan blue undertone. Warna merah dengan blue undertone seperti ini di wajah saya cocok banget karena membuat wajah lebih cerah tanpa terkesan galak. Warna merah dari fresia ini juga cantik banget dan sama sekali nggak kelihatan norak. Kan ada tuh ya,  beberapa warna lipstick warna merah yang murah, tapi kalau dipakai kurang terlihat elegan dan membuat pemakainya terkesan menor atau berlebihan, Tapi warna merah dari freesia ini enggak membuat wajah terlihat menor. Pokoknya warna merah freesia ini cakep banget.


Swatches

Ki-Ka: Vinca,Azalea,Lantana,Zinnia,Freesia




Formula
Kalau dari tekstur, Purbasari Hi-Matte  lip cream memiliki tekstur yang berbeda setiap warnanya. Tapi secara garis besar semuanya memiliki tekstur yang creamy. Tekstur Purbasari hi-Matte Lip Cream ini hampir mirip seperti tekstur NYX soft matte lip cream. Terutama warna no 02 dan 03, terasa creamy dan moussy. Warna no 01,04, dan 05 memiliki tekstur yang lebih kering daripada warna 02,dan 03. Tapi tekstur semua lipsticknya masih masuk di kategori creamy kok.  

Hasil akhir lipstick ini matte, transferproof dan kissproof.

Dari segi pengaplikasian, warna no 01,04, dan 05 cenderung patchy atau menggaris saat diaplikasikan. Tapi warna no 02 dan 03 lebih gampang dipakai dan diratakan di bibir. 

Pigmentasi produk ini rata- rata cukup pigmented. Dalam satu kali oles sudah keluar warnanya dan bisa menutupi warna asli bibir. Kecuali warna 04 yang menurut saya pigmentasi nya kurang dibandingkan dengan warna yang lain. Warna no 04 ini selain susah diratakan juga pigmentasi-nya kurang banget. Butuh beberapa kali layer atau polesan supaya bisa menutupi warna asli bibir, terutama kalau kalian memiliki bibir asli yang gelap.

Soal kenyamanan di bibir, Purbasari Hi-Matte lip cream ini nyaman banget, terasa ringan dan enggak berat sama sekali di bibir. Walaupun dari segi tekstur dan pigmentasi berbeda-beda, tapi dari segi kenyamanan menurut saya semuanya sama sama-sama nyaman dan ringan di bibir

Waktu pertama kali diaplikasikan memang lipstik ini memiliki aroma wangi yang cukup kentara, seperti aroma buah. Tetapi begitu kering aromanya sudah nggak tercium lagi kok. 

Staying Power
Soal staying power saya kasih nilai 3,5 dari 5. Lip cream ini enggak terlalu awet banget seperti beberapa lipcream matte lain yang bisa bertahan sampai berjam-jam. Purbasari Hi-Matte lip cream ini termasuk cukup cepat memudarnya. 1-2 jam kalau di bibir saya, sudah mulai memudar. Tapi lip cream ini memudarnya cukup bagus. Memudar halus yang enggak hilang di berapa bagian bibir,  tapi memudar yang menipis gitu. Warnanya juga meninggalkan stain di bibir. Jadi lip cream ini kalau dipakai makan juga masih cukup aman kalau kalian nggak punya kesempatan untuk touch up. Karena masih menyisakan warna dibibir.


Final verdict
Overall menurut saya untuk lip cream dengan harga yang sangat murah dibawah Rp. 50.000,  Purbasari Hi-Matte lip cream ini cukup layak untuk dicoba dan dimiliki. Terutama warna 02, dan 03. Formulanya sangat ringan, enak dipakai dan nggak terasa berat di bibir. Pigmentasinya juga bagus.  Walaupun staying powernya biasa saja, cuma saya tetap suka karena lip cream ini memudarnya bagus  dan enggak bolong-bolong . Saya kurang rekomendasikan beberapa nomor yang lain, terutama yang no.04. Karena no.04 ini tekstur dan pigmentasinya yang paling kurang diantara kelimanya.

Jadi gimana kalian tertarik untuk coba atau kalian udah pernah coba? Silahkan komen di bawah kalau kalian udah pernah coba.

Terima kasih sudah mampir blog saya dan udah baca.
Have a nice day.
Kindly follow my Instagram account @rani_widirani.
Xoxo