Home Page

Showing posts with label wardah. Show all posts
Showing posts with label wardah. Show all posts

Friday, September 30, 2016

Wardah C-defense DD Cream Review

Oh hai semuanya,
Rasanya sudah cukup lama ya saya enggak bikin review tentang makeup base seperti foundation,primer,bb cream dan sebangsanya. Nah di postingan hari ini saya balik lagi dengan review DD cream dari brand lokal Wardah. Kebetulan belakangan ini saya sedang coba-coba beberapa base makeup buat gantiin foundation dan bb cream saya dulu yang rata-rata cruelty free itu. Salah satu yang saat ini sedang saya coba pakai adalah Wardah DD cream ini yang saya dapat dari sociolla beberapa minggu lalu.

Belakangan ini trend makeup base memang cukup bervariatif ya, enggak cuma foundation ataupun BB cream. Banyak brand- brand yang mengeluarkan base dengan seri alphabet lain seperti CC cream atau DD cream. Enggak hanya brand luar, bahkan brand Indonesia pun juga banyak yang mengeluarkan varian seri base alphabet ini. 
Sebenarnya kalau untuk base makeup, saya enggak punya favorit tersendiri sih harus foundation,BB cream,CC cream, ataupun DD cream. Asal formulanya pas, dan staying powernya bagus saya pasti suka. Sebenarnya di antara foundation,BB cream, CC cream, dan DD cream, semuanya memiliki fungsi yang hampir sama, yaitu untuk meratakan warna kulit wajah dan menutupi noda-noda di wajah. Bedanya hanya di kandungan tambahan di dalamnya dan tekstur keringanannya. 

Nah salah satu brand lokal yang punya beberapa variasi base makeup alphabet ini salah satunya adalah Wardah. Enggak cuma hanya BB cream, Wardah juga baru-baru ini mengeluarkan produk DD cream seperti ini:


Nama lengkap produknya :
Wardah C-defense DD cream

Klaim:
Wardah C-defense DD Cream dengan Hi-grade Vitamin C, merupakan krim dengn tekstur lembut dan nyaman di kulit. Merupakan kombinasi lightening, tabir surya, dan antioksidan untuk kulit tampak bercahaya. Mengandung vitamin B3 yang membantu membuat kulit tampak cerah. Dilengkapi vitamin E sebagai antioksidan serta Allatoin yang membantu regenerasi alami kulit. SPF 30 membantu membantu memberikan perlindungan optimal terhadap sinar UV. Hasilnya kulit tampak lebih cerah dan halus dengan rona merata.

Harga:
30 rb rupiah, untuk ukuran 20ml

Dapat dibeli dimana?
Kalian bisa beli produk ini di konter-konter Wardah atau buat kalian yang lebih suka belanja online, bisa beli produk ini di Sociolla.


Kemasan yang mungil dengan tutup model flip top,

Formula:
Kalau dibaca dari deskripsi produk diatas, Wardah DD cream ini memang produk yang multifungsi ya. Jadi selain berfungsi untuk meratakan warna kulit dan menutupi noda di wajah, Wardah DD cream ini sudah ada kandungan vitamin,pencerah wajah, dan sunscreen juga. Tapi kalau saya secara pribadi sih masih memakai pelembab dan sunscreen secara terpisah, jadi DD cream ini hanya saya fungsikan sebagai pengganti foundation. Tapi buat kalian yang sering terburu-buru dan enggak punya banyak waktu untuk memakai betlapis-lapis produk untuk wajah. Bb cream ini bisa menjadi pilihan, karena kandungannya cukup multifungsi.

Wardah DD cream ini teksturnya lebih cenderung ke liquid daripada ke tekstur cream, tapi ada sedikit tekstur mousse nya. Kalau dipakai di wajah finishnya dewy dan terasa sedikit lengket, tapi walaupun begitu rasanya cukup ringan kok diwajah. Wardah DD cream ini juga cukup mudah dibaur, hasilnya juga mudah rata. Saya biasanya menggunakan beauty blender untuk mengaplikasikan DD cream ini. Hasilnya bisa lebih halus dan enggak cakey kalao dibanding pengaplikasian dengan tangan atau brush.

Coverage dari Wardah DD cream ini sheer to medium. Di wajah saya sih kurang bisa nutupin spot-spot noda, walaupun sudah di layer pemakaiannya 2x masih belum mampu menutup noda- noda di wajah, masih harus dibantu dengan pemakaian concealer. Tetapi buat kalian yang wajahnya enggak terlalu banyak spot jerawat atau noda-noda, saya rada sih enggak masalah dengan coveragenya. Karena hasilnya sangat natural, dan mampu meratakan warna kulit wajah dengan baik.

Warna yang tersedia
Wardah DD cream ini tersedia dalam 2 warna, light dan natural. Kebetulan saya dapet yang warna light yang pastinya terlalu terang di wajah saya. Warna light ini memiliki neutral undertone, jadi tidak terlalu kuning ataupun pink, dan warna ini menurut saya cocok untuk yang memiliki skintone terang (kira-kira NC 15-25). 

Swatches



Oil control &staying power
Karena finishnya dewy, pastinya supaya lebih tahan lama di kulit saya ini, harus saya set dengan bedak tabur supaya hasilnya lebih matte. Tapi walaupun sudah di set dengan bedak tabur, sayangnya oil controlnya kurang begitu bagus di wajah saya. Pemakaian 1 jam wajah saya sudah mulai mengeluarkan minyak, dan harus sering-sering di blot. Tapi staying power DD cream ini cukup lumayan kok di wajah saya, walaupun harus rajin nge-blot, tapi bisa bertahan sampai 5-6 jam


Minusnya?
Sayang banget DD cream ini oxidize di wajah saya. Walaupun shade yang saya pakai terlalu terang, tapi DD cream ini cepet banget menggelapnya, dan bahkan kalau cuaca lagi panas malah menjadi lebih gelap dari warna asli kulit saya.

Overall, Wardah DD cream ini bukan termasuk produk favorit saya sih, pertama karena coveragenya sheer, sehingga kurang bisa menutupi noda-noda di wajah saya. Kedua, oil controlnya juga kurang bagus untuk kulit berminyak saya. Tapi saya sangat merekomendasikan Wardah DD cream ini ke kalian  yang mempunyai kulit kering, dan enggak terlalu punya banyak noda di wajah untuk ditutupi. Karena teksturnya sangat ringan serta melembabkan, hasil akhirnya juga dewy, pas untuk yang memiliki kilit kering sehingga tampilan makeup menjadi lebih glowy dan memberi kesan sehat ke kulit.

Friday, September 16, 2016

Wardah nude lipstick : rose cream 02 review (friday's picks)

Oh hai,
sepertinya udah lama ya postingan `friday 's picks` ini menghilang dari blog saya, sori banget buat yang udah nunggu-nungguin postingan ini di setiap hari jumat. Soalnya memang belum tentu setiap jumat saya ada barang baru yang jadi favorit buat dimasukin short reviewnya disini. Tapi kalian masih bisa tetep main-main ke blog saya setiap jumat kok, siapa tahu ada postingan baru `friday picks`. Oh ya, kalau kalian kepengen baca review yang pendek-pendek tentang beauty product dari saya, kalian bisa follow account instagram saya @rani_widirani. Karena kedepannya saya bakal sering bikin short review tentang produk yang saya punya dengan hashtag #reviewpinkyrose.

Produk yang saya pilih di postingan `friday picks` kali ini adalah Wardah nude lipstick series, warna rose cream 02. Mungkin kalian belum terlalu familiar ya dengan namanya, memang sepertinya wardah nude series ini kurang begitu populer kalau dibandingkan dengan lipstick seri barunya Wardah yang lain, seperti matte lip cream atau intense matte lipsticknya. Padahal ini juga lipstick seri terbarunya Wardah loh.  Ini penampakan lipsticknya,


lipstick Wardah seri nude ini tersedia dalam 5 warna, tapi dari ke 5 warnanya, Warna rose cream ini yang paling saya suka.

kemasannya seperti kemasan Wardah seri matte lipstick regular yang silver-silver itu, tapi bedanya Wardah nude lipstick ini tutupnya rata. Kemasan dus luarnya seperti kemasan Wardah intense matte lipstick, jadi beda warna shade dia juga beda warna kotaknya.



Yang bikin saya suka dengan Wardah nude lipstick rose cream ini adalah warnanya yang mirip banget dengan Milani color statement nude cream favorit saya. Nah Milani nude cream punya saya kebetulan sudah hampir habis, jadi daripada repurchase Milani lagi, saya cari alternatif brand lain yang harganya lebih murah. Wardah nude lipstick ini harganya 42ribu rupiah, lebih murah setengah harga dari Milani color statement.





Wardah nude lipstick rose cream ini warnanya pinky nude, dengan hint coklat.


Dari segi formula lipstick ini juga hampir mirip dengan Milani color statement. Pigmentasinya bagus, opaque dan bisa nutupin warna asli bibir walaupun warnanya nude. Teksturnya creamy, glides on smoothly dan enggak patchy di bibir. Finishnya satin, jadi sedikit ada kilau-kilaunya. 

Yang bikin saya kurang suka dengan lipstick ini adalah hasil akhirnya yang terlalu lembab di bibir, jadi malah terasa kurang ringan.  Biasanya saya tap-tap tisue dulu setelah di oles supaya hasilnya enggak terlalu lembab dan lebih ringan di bibir.

Staying power lipstick ini juga decent, seperti lipstick creamy pada umumnya. Enggak terlalu tahan lama, dan enggak ninggalin stain juga.

But overall, buat harga 40 ribuan, lipstick ini cukup oke kok. Apalagi memang warnanya saya suka banget. Buat kalian pecinta lipstick nude, boleh deh dicoba lipstick wardah yang seri nude ini, soalnya formulanya cukup bagus, dan varian warna nudenya juga cantik-cantik kok.  

Makasih sudah mampir sini,
Kindly follow my instagram acc @rani_widirani
Have a nice day
Xoxo

Thursday, July 28, 2016

Wardah Long Lasting Lipstick Review : 01,02,06,13

Oh halo semuanya,
hari  ini saya balik lagi dengan review lipstick. Tapi kali ini bukan liquid matte lpstick ya. Yang mau saya review kali ini adalah Wardah Long Lasting Lipstick. Yup, setelah bertualang dengan berbagai macam liquid matte lipstick, sebulan terakhir ini saya rasanya kembali jatuh cinta dengan regular lipstick yang bentuk ulir gitu. Ini gara-gara waktu puasa dan lebaran kemaren, saya hampir setiap hari ada acara makan-makan,  dan untuk saya yang hobi makan barbar begini, lipstick regular yang berbentuk ulir lebih user friendly kalau untuk touch-up. Mungkin karena saya belum nemu sih ya liquid matte lipstick yang awet walaupun dipakai makan besar dan berminyak-minyak. Liquid lipstick merk apapun pasti bakal hilang di bagian tengah, jadi pasti harus re-apply kalau mau lipsticknya tetep on. Nah re-apply liquid lipstick ini bukan perkara mudah kalo menurut saya, karena kadang ada liquid lipstick yang perlu di hapus dulu sisa-sisanya terus di apply ulang supaya hasilnya bagus, plus kalo apply liquid lipstick itu harus ekstra pelan-pelan dan sabar kalo gak mau hasilnya belepotan, terus dikipas-kipas dulu nungguin lipsticknya kering., jadi butuh waktu lama banget kalau untuk touch-up. Beda dengan lipstick regular yang model ulir begini, walaupun memudar hilang gitu, tapi kan enggak kelihatan bolong-bolong di bibir, plus kalo re-apply ulang enggak perlu hapus-hapus sisa lipstick yang tertinggal, dan meskipun tanpa kaca juga bisa diaplikasikan.

Kalau kalian sudah baca postingan makeup haul saya kemaren disini, kalian bisa lihat kalau saya belanja cukup banyak lipstick. Di antara itu semua, yang paling bikin saya ketagihan dan jatuh cinta adalah lipstick Wardah long lasting ini. Sebenarnya lipstick ini bukan lipstick yang baru launching ya, tapi saya aja yang rada telat buat cobain, tadinya tiap main ke konter Wardah, saya enggak pernah colek-colek tester yang seri long lasting ini, karena saya pikir lipstick yang kemasannya panjang begini pasti warnanya tipe warna yang tua-tua semua gitu, enggak ada yang nude atau pink muda. Tapi ternyata ada loh yang warna muda-muda, dua yang termuda juga termasuk yang mau saya review kali ini.

Harga : 
RRP 46 ribu rupiah, tapi bisa lebih murah tergantung dimana belinya.

Belinya dimana? 
Brand Wardah ini termasuk brand yang gampang banget dicari, hampir di semua Mall, hypermarket, dan toko kosmetik jual produk ini.

Kalau kalian mau beli online juga bisa, lipstick wardah ini tersedia di sociolla. Dan kalau mau checkout jangan lupa masukin kode SBNLAMWE buat dapet potongan harga 50 ribu rupiah, 

Ini empat warna yang saya punya, dari kiri ke kanan, fabulous peach 01, pink sorbet 02, delicate pink 06, classic brown 13




Fabulous peach 01


Ini warnanya medium peachy brown dengan hint orange. Seperti namanya, memang warna peach-nya kentara sekali, dan sangat warm tone. Warna ini menurut saya bisa dipakai di semua warna kulit, dari yang terang sampai gelap. Tapi karena warnanya terlalu warm, warna ini lebih pas dipadukan dengan makeup yang bronze ala-ala sunkissed look gitu.

Pink Sorbet 02

Sekilas warna ini dengan yang Fabulous peach memang mirip. Bedanya kalo Pink sorbet ini lebih light dan lebih sedikit tone peachy nya. Banyak yang bilang kalau warna ini dupe-nya MAC kinda sexy. Saya pribadi sih suka banget dengan warna ini. Di kulit saya, hasilnya jadi nude peach gitu. Di antara semua warna Wardah long lasting lipstick yang tersedia, warna pink sorbet ini yang paling muda.

Delicate pink 06


Seperti namanya, warna pink ini memang lembut banget. Medium barbie pink dengan hint mauve. cool undertone. Mungkin buat yang punya skintone gelap warna ini bakal terlihat sedikit neon, tapi saya pribadi juga sukaaa banget dengan warna ini, kadang kalau merasa warnanya terlalu cool,saya mix dengan yang pink sorbet, hasilnya jadi nude pink cantik banget.

Classic Brown 13


Nah kalau ini sepertinya warna paling populernya Wardah long lasting ya. Selebgram banyak banget yang suka sama warna ini, katanya sih ini warnanya tipe warna ala-ala kylie jenner lipstick gitu. Warnanya medium brown yang ada hint teracotta-nya gitu. Saya personal sih kurang suka dengan warna ini, karena hasilnya bikin wajah kelihatan tua. Iya saya memang dari dulu enggak pernah cocok dengan warna coklat-coklat begini. Tapi warna ini saya lihat hasilnya bagus bangeeet di wajah-wajah para selebgram. 

Swatches:


Tekstur
Kalo ngomongin tekstur, saya kasih nilai A buat wardah long lasting ini. walaupun hasil akhirnya matte, tapi semua tekstur lipsticknya creamy. Memang sih yang warna pink sorbet agak sedikit chalky (tapi sedikiiiit banget kok), tapi yang warna lain oke banget teksturnya. Sangat lembut, dan glides on smoothly gitu kalau dipulas, sama sekali enggak terasa narik-narik di bibir.

Pigmentasi
Pigmentasi Wardah long lasting ini juga oke banget, very pigmented dan opaque. Buat nutupin warna asli bibir saya yang hitam ini, saya cuma perlu 1-2 kali oles.



Aroma?
Bisa dibilang Wardah Long lasting ini scentless, alias enggak kecium aroma apa-apa kalau dipakai. Tapi kalau dicium langsung di kemasannya sih ada sedikit aroma vanila.


Staying Power
Staying power lipstick ini juga cukup bagus, ya walaupun enggak bisa dibandingkan dengan liquid matte lipstick, tapi warnanya masih bisa bertahan dibibir, setelah dipakai makan dan minum. Terutama dua warna fabulous peach dan classic brown. Warnanya memang memudar sih, tapi memudarnya bagus gitu. Enggak yang hilang bolong-bolong kalau seperti kita memakai liquid matte lipstick.

Kissproof dan transferproof gak?
Karena ini bukan liquid matte lipstick, jadinya ya enggak kissproof atau transferproof. Masih bisa lihat bekas lipsticknya di sedotan atau gelas kalau kita minum. Tapi enggak yang sebeleberan kalau kita pakai lipstick yang finishnya satin atau glossy.

Minusnya?
Pertama, lipstick ini gampang banget patah. Dari 4 warna yang saya punya, 3 warna diantaranya sudah patah, coplok dari kemasannya gitu. Padahal saya enggak pernah putar lipsticknya tinggi-tinggi.

Yang kedua, lipstick ini lumayan bikin bibir kering. Tapi tahap keringnya masih wajar kok, enggak yag sampai bikin bibir pecah-pecah gitu. Saya pribadi sih enggak masalah,  soalnya tiap mau pakai saya selalu scrub bibir, dan pakai lipbalm. Jadi enggak terlalu berasa mengganggu keringnya.

Kemasan

Wardah long lasting ini kemasannya yang panjang dan ramping gitu, dengan warna bullet-nya yang semua silver. Jadi cukup terlihat mewah.


Overall,
Bisa dibilang saya suka banget sama lipstick ini, dan pengen beli beberapa warna lagi. teksturnya enak banget, enggak ada aroma yang mengganggu, nyaman di bibir, pigmented, warnanya cantik-cantik dan harganya terjangkau. Mungkin karena saya rada telat ya cobanya, jadinya saya juga baru hype sekarang, haha. Padahal lipstick ini bagus banget ternyata.

Kalian sudah pernah coba warna apa aja?
Makasih sudah mampir sini
kindly follow my insta acc @rani_widirani
Have a nice day
xoxo

Tuesday, June 7, 2016

Review : Wardah Exclusive Matte Lip Cream 04 Pink Me & 05 Speachless

Oh hai semuanya,
Hari ini saya mau bikin review liquid matte lipstick lagi, haha. kali ini dari brand lokal halal yang baru saja launching produk liquid lipstick matte. Yaitu Wardah. Nama lengkap produknya `Wardah Exclusive Matte Lip Cream`. Bisa dibilang Postingan ini jadi postingan yang paling banyak di request selama satu bulan terakhir, banyak banget yang nanyain ke saya buat bikin review Wardah ini, tapi saya enggak bisa cepet-cepet bikin, soalnya produknya itu cukup sulit dicari. beberapa kali saya ke konter Wardah, stoknya enggak pernah ada. Sampe akhirnya saya baru dapet minggu kemaren walaupun enggak beli langsung di konternya. Jadi buat yang udah penasaran sama reviewnya, silahkan lanjut baca di bawah.

Harga: Rp.59.000 rupiah
Bisa dibeli dimana? di konter Wardah, walaupun mungkin sekarang barangnya cukup sulit didapat karena masih tergolong barang baru yang most wanted.

Pilihan Warna:

Wardah Exclusive Matte Lip Cream ini tersedia dalam 6 warna. Enggak terlalu banyak sih warnanya, tapi range warnanya cukup wearable, dari yang merah, nude, peach, sampe pink ada. Saya punya 2 warna yaitu pink me (04) dan speachless (05)


Pink me (04)




Pink me ini warnanya medium pink with hint of mauve. Cool undertone. Dari beberapa pilihan warnanya Wardah yang tersedia, warna pink me ini memang jadi salah satu inceran saya. Warnanya enggak terlalu bold, tapi cukup memberi efek brightening di wajah. Di wajah saya, warna ini cool undertonenya kentara banget, malah kadang kalo oxidize jadi ada tone fuschia-nya gitu. Padahal waktu masih baru di apply warnanya cenderung mauve pink.


Speachless 05



Warna ini tadinya waktu saya lihat di IG nya wardah, saya kira semacam nude peach gitu, ternyata waktu dateng dan saya coba, warnanya hampir enggak ada tone nude-nya. peachy brown dengan base orange yang kentara banget, jadi sangat warm di wajah. Warna ini enggak wearable di semua skintone, apalagi kalau kulitnya medium to dark dengan cool undertone, bakal kelihatan aneh karena terlalu warm, jadinya malah bikin wajah terkesan kusam, atau malah kelihatan neon banget.

Swatches:


Tekstur & Pigmentasi
Tekstur Wardah EMLC ini cukup creamy dan kental, enggak terlalu liquid tapi enggak se-moussy teksturnya NYX SMLC atau LT Pro Long Last. Bisa dibilang tekstur awal Wardah EMLC ini gampang buat diaplikasikan, glides on smoothly, dan cepet rata di bibir, enggak  streaky atau menggaris gitu.

Pigmentasinya saya kasih nilai A, soalnya memang sangat pigmented, enggak perlu oles banyak-banyak udah bisa nutupin warna asli bibir saya yang hitam ini.

Aroma:
Aroma Wardah EMLC ini enggak terlalu kentara, aromanya agak-agak latex gimana gitu, tapi waktu dipakai enggak tercium kok dihidung, kalau dicium langsung dari kemasannya baru kentara aroma latexnya.

Finish:
Hasil akhir lipstick ini matte, super matte. Formulanya lumayan cepet kering, jadi enggak perlu nunggu waktu lama sampai bener-bener matte di bibir. Wardah EMLC ini setelah kering juga enggak terlalu lengket seperti beberapa liqui lipstick lain yang pernah saya coba, jadi kalau bibir di katup rasanya cukup nyaman.

Staying Power:
Seperti liquid lipstick lain, Wardah EMLC ini juga kissproof dan transferproof, tapi sayangnya daya tahannya enggak terlalu wow seperti beberapa lipstick sejenis. Wardah ini cukup gampang hilang dan cracking, kalau liquid lipstick lain biasanya hilang di bagian dalam waktu dipakai makan, Wardah EMLC ini sudah mulai memudar waktu saya pakai minum aja, jadi saya kurang terkesan dengan staying powernya.

Kemasan:



Kemasan Wardah EMLC ini mirip banget dengan Colourpop Ultra matte lips. Tabung transparant dengan tutup silver, bedanya Wardah ini lebih pendek dan gendut. Aplikatornya jenis aplikator lipgloss dengan dua sisi flat, cukup enak dipakai, dan panjangnya pas. Yang bikin saya kurang suka dengan kemasannya adalah bibir kemasan yang lebar banget lubangnya, jadi kelihatan gross gitu, karena produknya gampang beleberan sampai di pinggirannya. 

minusnya apa? Yang bikin saya kurang begitu suka dari wardah ini, finishnya dead matte dan bikin bibir berasa kering. Nah karena finishnya matte banget, dia cenderung bikin garis-garis bibir kelihatan, jadi kalau dipakai senyum, bakal kelihatan ada area kosong gitu di garis-garis bibir. jadi cara ngakalinnya, waktu pengaplikasian, saya harus senyum lebar gitu, dan nunggu sampai lipsticknya bener-bener kering baru ngatupin bibir.


Overall, Wardah Exclusive Matte Lip Cream ini kalo saya beri ratting, saya beri B, Kalau dari segi warna saya suka yang pink me (04), soalnya bagus banget di wajah saya, pigmentasinya bagus, mudah diaplikasikan, dan enggak lengket. Sayangnya lipstick ini cukup bikin bibir saya kering, dan hasilnya terlihat menggaris, selain itu staying powernya juga sedikit kurang kalau dibanding liquid lipstick lain. 

Tertarik buat coba?
Makasih sudah mampir sini,
kindly follow my insta acc : @rani_widirani
Have a nice day
xoxo.

Thursday, April 30, 2015

Review: Wardah Perfect Curl Mascara

 Mascara itu adalah salah satu `must have item` di rutinitas ber-makeup saya. Saya bukan tipe yang kalo dandan setiap hari pakai harus pakai eyeshadow atau eyeliner, tapi kalo mascara  itu sudah jadi benda wajib. Ini tips buat kamu juga sih, kalo pengen wajah jadi kelihatan segar dan well polished, tapi males ribet sama banyak step, bisa cuman pakai mascara dan lipstick aja. Dua benda itu ampuh banget bikin wajah kelihatan segar. Ngomong-mgomong soal mascara, saya lagi coba mascara baru nih. Namanya Wardah Expert Mascara. Mungkin diantara kalian lagi cari mascara buatan dalem negeri yang halal?

Mascara ini saya beli seharga 62 ribu rupiah. Kalo brand wardah kalian udah gak bingung lagi kan ya belinya dimana, soalnya hampir di setiap hypermarket atau supermarket, brand  ini ada konternya. Klaimnya mascara ini sih curling, volimizing, waterproof dan mengandung vitamin E.


Dari segi kemasan, mascara wardah ini cukup simple. berwarna silver dengan bentuk yang sedikit melangkung, tanpa banyak detail dan tulisan.



-Bentuk wand atau sikatnya memanjang dan tipis, cenderung lurus. Bulu-bulu sikatnya juga kurang rapat.
-Kalau dari pengalaman saya, bentuk wand seperti ini kurang mampu mengangkat bulu mata dan memberikan volume secara dramatis. Karena bulunya terlalu renggang, jadi kurang bisa `nangkep' bulu mata.
- Tapi plus-nya dari jenis wand yang kecil memanjang gini, bisa dipakai buat yang punya blu mata pendek, tanpa takut belepotan kemana-mana mascaranya. Karena pengaplikasiannya jadi gampang.


Formula
- Tekstur dari mascara ini tipe yang tekstur runny dan sedikit cair. Jadi kurang begitu kental.
- Walaupun teksturnya kurang kental, tapi warna mascaranya sangat hitam.
- Mata saya ini tipe mata yang sensitif, gampang banget berair sama makeup mata yang gak cocok. Untungnya wardah ini nyaman dipakai, gak terasa pedih atau panas di mata.

Performa :
- Dari pengalaman saya pakai ini sih, mascara ini kurang memberikan efek volumizing, saya pakai 2 coat juga masih kurang efek volumizing-nya. Tapi mascara ini cukup lumayan buat memberi efek memanjangkan.
- Curling? kalo ini saya kurang bisa ngasih review. Soalnya bulu mata alami saya sudah naik dan curl dari sananya. Hehe. Tapi kalo dilihat dari bentuk wand-nya yang lurus dan formulanya yang basah, kurang bisa memberikan efek curl yang dramatis. Efek curl-nya bisa dibantu dengan penjepit bulu mata. 
- Smudgeproof? iya, di lid mata saya yang oily ini, gak kelihatan smudge dan jadi mata panda.
- Yang saya suka dari formula macem gini adalah setelah dipakai beberapa jam dan kering, mascara ini gak flaky, alias rontok.
- Waterproof? Yes, but not so extremely waterproof. Mata saya sempet nangis kemasukan debu, mascara ini masih nempel dengan rapih. Tapi waktu saya usap-usap wajah pas wudhu, mascara ini ternyata ninggalin hitam-hitam di bawah mata. Jadi kesimpulan saya, mascara ini waterproof selama gak gosok-gosok mata.


Overall,
Mascara ini menurut saya tipe `daily` mascara buat yang kurang suka efek dramatis di bulu matanya, karena mascara ini gak memberi efek volumizing yang berlebihan. Efek lighteningnya juga cukup bagus buat bikin mata kelihatan `hidup`. Staying powernya juga decent, waterproof selama kita gak ucek-ucek mata. Mascara ini juga gampang dibersihkan, apalagi kalau pakai wardah makeup remover.

Saya masih berharap nih ada brand lokal yang ngeluarin mascara dengan volume dan bentuk wand dan formula yang fenomenal macem brand drugstore sebelah spesialis mascara itu, hehe.

Makasih sudah mampir sini,
kindly follow my instagram acc : @rani_wbudiman
have a nice day
xoxo